TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Musim panas membawa berkah tersendiri bagi Tutur, pedagang es cendol dawet asal Jawa Tengah yang telah tujuh tahun merantau di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.
Saat ditemui di lapaknya, Sabtu (25/4/2026), Tutur tampak sibuk melayani pembeli yang datang silih berganti.
Di bawah terik matahari, minuman segar racikannya menjadi favorit warga untuk melepas dahaga.
Di sela kesibukannya, Tutur mengaku omzetnya bisa mencapai Rp600 ribu per hari saat musim panas.
Baca juga: Petugas DLH Pasangkayu Kerja Ekstra Bersihkan Sampah Usai Konser di Alun-Alun Smart
Baca juga: Pedagang Es Cendol Dawet di Pasangkayu Sepi Pembeli Selama Musim Hujan
Angka tersebut meningkat dibandingkan hari biasa.
“Kalau panas begini alhamdulillah ramai, bisa sampai enam ratus ribu sehari,” ujarnya.
Namun, kondisi berbeda terjadi saat musim hujan.
Pendapatannya menurun hingga sekitar Rp200 ribu per hari.
“Kalau hujan sepi sekali, kadang cuma cukup buat mutar modal,” katanya.
Tutur merantau bersama istrinya dari Jawa Tengah.
Sebelum di Pasangkayu, ia sempat berjualan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Namun, ajakan seorang teman membuatnya pindah ke Pasangkayu.
Keputusan itu menjadi titik balik dalam usahanya.
“Di sini lebih ramai, pembeli juga banyak,” ujarnya.
Ia mengaku pendapatannya kini lebih stabil dibandingkan sebelumnya.
Untuk menjalankan usaha, Tutur mengeluarkan modal sekitar Rp300 ribu per hari.
Modal tersebut digunakan untuk membeli bahan seperti santan, gula merah, dan cendol.
Meski sederhana, ia tetap menjaga kualitas rasa agar pelanggan tetap setia.
Harga jual es cendol dawet dipatok Rp7 ribu per gelas.
Setiap hari, ia mendorong gerobaknya dari tempat tinggal menuju Lapangan Merdeka Pasangkayu, Jalan Andi Depu.
Di balik kesederhanaannya, Tutur menunjukkan ketekunan dan kerja keras dalam merantau.
Ia membuktikan bahwa usaha yang konsisten dapat membuka peluang rezeki.
Menurutnya, panas terik justru menjadi berkah bagi pedagang minuman dingin.
Kisah Tutur menjadi gambaran bahwa peluang usaha selalu ada bagi mereka yang mau berusaha.(*)