Pemerintah Iran menolak laporan sejumlah media Amerika Serikat yang menyebut adanya rencana pembicaraan dengan Washington.
Informasi tersebut dinilai tidak benar, bahkan disebut sangat konyol dan menyesatkan.
Penegasan itu disampaikan di tengah agenda Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, yang tengah menjalani tur regional ke Pakistan, Oman, dan Rusia pada (25/4/2026).
Perjalanan itu ditegaskan tidak berkaitan dengan negosiasi apa pun dengan Amerika Serikat.
Tasnim juga menyoroti sejumlah media AS yang mempublikasikan laporan dengan mengutip sumber anonim.
Laporan tersebut memuat klaim mengenai susunan delegasi Iran, termasuk absennya Ketua Parlemen Mohammad Bagher Qalibaf.
Pihak Iran menilai klaim tersebut tidak berdasar.
Bahkan, informasi yang menyebut Qalibaf tidak ikut serta dalam kunjungan disebut sebagai laporan yang sangat konyol.
Terutama karena disajikan seolah-olah sebagai informasi eksklusif.
Tasnim turut mengkritik media AS, termasuk Axios, yang dianggap menyebarkan informasi tidak akurat.
Media tersebut dituding kerap memuat laporan yang menyesatkan terkait Iran.
Laporan ini telah tayang di Palestinechronicle dengan judul ‘Extremely Ridiculous’: Iran Denies US Media Reports of Talks with Washington