Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Imam Nawawi
TRIBUNMADURA.COM, LUMAJANG - Kurir pengantar paket bernama Lukman Hakim menjadi korban begal saat melintas di Desa Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Ia pun harus kehilangan motor yang ia gunakan untuk mengantar paket sehari-hari.
Sepeda motor Honda Beat warna merah putih milik kurir SPX tersebut dirampas begal ketika sedang mengantarkan paket di Jalan Raya Ranuyoso, tepatnya simpang empat selatan perbatasan Lumajang-Probolinggo.
Kasubsi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto mengungkapkan, insiden tersebut terjadi pada Jumat (24/4/2026) pukul 10.30 WIB.
Katanya, saat itu, korban baru selesai mengantar paket milik konsumennya di Dusun Krajan, Desa Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso.
Kronologi kejadian itu bermula pada pukul 09.00 WIB, kata dia, kurir ini berangkat mengantarkan paket lewat jalur alternatif menuju wilayah Desa Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso, mengunakan sepeda motor.
"Korban melintas hingga melewati simpang empat selatan perbatasan Lumajang-Probolinggo ke arah timur," ujarnya, Sabtu (25/4/2026).
Setelah mengantarkan paket itu, kurir ini kembali melintasi jalan tersebut menuju ke lokasi pelanggan lain yang ada di pinggir Jalan Raya Ranuyoso perbatasan Lumajang-Probolinggo.
Sesampainya di tempat kejadian perkara, tiba-tiba ada dua orang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam dari arah Desa Wates Kulon, Kecamatan Ranuyoso, menabrak box milik kurir ini.
Baca juga: Penyelidikan Polisi atas Kasus Begal di Sampang Ungkap Cerita Tak Masuk Akal
"Dari arah barat simpang empat langsung menyenggol box tempat paketan yang dibawa korban. Akhirnya berhenti di situ," kata Ipda Suprapto.
Kemudian satu orang pelaku itu, lanjut dia, turun dari kendaraan sambil memegang sesuatu di pinggangnya sambil bertanya asal tempat tinggal korban mengunakan Bahasa Madura.
"Pelaku turun lalu berkata 'kakeh oreng dimah?” (kamu orang mana) dengan nada keras dengan posisi tangan kiri memegang sesuatu di arah pinggang kiri yang diduga merupakan senjata tajam," ucapnya.
Mengetahui hal tersebut, korban ketakutan dan langsung melarikan diri meninggalkan kendaraanya untuk meminta pertolongan kepada orang yang lewat.
"Selanjutnya korban melihat pelaku membawa lari sepeda motor korban ke arah utara (Probolinggo)," bebernya.
Baca juga: Begal Motor Sadis Langganan Bacok Korban di Sejumlah Kawasan di Jatim Ditembak Mati
Kurir ini diperkirakan mengalami kerugian kisaran Rp 20 juta.
Ipda Suprapto mengaku tidak tahu kalkulasi tersebut dihitung dari hilangnya kendaraan saja atau termasuk box-nya.
"Kami juga belum tahu, paketnya masih ada atau sudah terantar semua," ucapnya.
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan perkara ini.
Sebab di TKP tidak ditemukan kamera CCTV, sehingga polisi agak kesulitan mencari petujuk pelaku begal.
Baca juga: Begal Kocar-Kacir Ditendang Warga, Motor Siswa SMP Berhasil Diselamatkan
"Otomatis pihak Polsek Ranuyoso bersama Resmob Polres Lumajang untuk mendalami permasalahan ini," kata dia.
Ipda Suprapto mengatakan, kasus begal di daerah perbatasan Lumajang-Probolinggo baru ini terjadi, sebab perkara itu paling banyak justru di wilayah Probolinggo.
"Justru paling banyak itu di daerah Tegalbangsri. Kalau di TKP ini baru kali ini malah paling banyak di wilayah Probolinggonya," ujarnya.