TRIBUNJAMBI.COM - Daftar provinsi dengan jumlah PHK terbanyak, Jambi berapa pekerja yang di PHK?
Pada kuartal I 2026, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mencatat 8.389 orang pekerja terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).
Data Satudata Kemenaker per 6 April 2026 menunjukkan tiga provinsi dengan angka PHK tertinggi.
Jawa Barat mencatat 1.721 orang, Kalimantan Selatan 1.071 orang, dan Kalimantan Timur 915 orang.
Jumlah terendah tercatat di beberapa provinsi. Gorontalo sebanyak 2 orang, Maluku Utara 5 orang, serta Papua Barat dan Maluku masing-masing 6 orang.
Kemenaker menegaskan angka ini tidak mencakup pekerja yang keluar karena alasan lain.
"Tenaga kerja yang terkena PHK akibat mengundurkan diri, pensiun, cacat total tetap, atau meninggal dunia tidak termasuk dalam perhitungan (berdasarkan PP 6/2025 dan Permenaker 2/2025)," tulis Kemenaker dalam laman tersebut, dikutip Sabtu (25/4/2026).
Di sisi lain, muncul informasi potensi PHK dalam skala lebih besar.
Baca juga: Terimbas Konflik AS-Israel vs Iran, 9.000 Pekerja di Indonesia Terancam PHK
Baca juga: Rekonstruksi Rudapaksa Remaja di Jambi, Terungkap Peran 3 Polisi yang Hanya Disanksi Etik
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Said Iqbal menyebut sekitar 9.000 pekerja berisiko terdampak di 10 perusahaan.
"Saat ini tercatat 9.000 berpotensi, berpotensi 9.000 karyawan akan terjadi PHK," kata Said dalam konferensi pers virtual, Jumat (17/4/2026).
Identitas perusahaan belum diungkap. Sektor yang terdampak didominasi industri plastik dan tekstil.
Kedua sektor ini menghadapi tekanan biaya produksi. Kenaikan harga bahan bakar industri dipicu konflik di Timur Tengah.
1 .Jawa Barat – 1.721
2. Kalimantan Selatan – 1.071
3. Kalimantan Timur – 915
4. Banten – 707
5. Jawa Timur – 649
6. Jawa Tengah – 558
7. DKI Jakarta – 554
8. Sumatera Selatan – 495
Baca juga: Diduga Cabuli Siswi di Toilet, Guru PPPK di Sungai Penuh Terancam Hukuman Berat
9. Sulawesi Selatan – 187
10. Sumatera Utara – 168
11. Jambi – 158
12. Riau – 152
13. Sulawesi Tengah – 125
14. Kalimantan Barat – 124
15. Sulawesi Tenggara – 113
16. Kalimantan Utara – 101
17. Kalimantan Tengah – 99
18. DI Yogyakarta – 90
19. Kepulauan Riau – 66
20. Sumatera Barat – 64
21. Lampung – 43
22. Bali – 40
23. Kepulauan Bangka Belitung – 38
24. Aceh – 28
25. Nusa Tenggara Barat – 23
26. Sulawesi Utara – 19
27. Bengkulu – 18
28. Papua – 18
29. Nusa Tenggara Timur – 14
30. Sulawesi Barat – 12
31. Maluku – 6
32. Papua Barat – 6
33. Maluku Utara – 5
34. Gorontalo – 2
Jika dilihat dari distribusi waktu, bulan Januari menjadi periode dengan angka PHK tertinggi di sebagian besar provinsi.
Hal ini bisa dikaitkan dengan evaluasi tahunan perusahaan atau penyesuaian bisnis di awal tahun.
Sementara Februari masih mencatat angka signifikan di beberapa wilayah seperti Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, dan Jambi.
Sedangkan Maret menunjukkan tren penurunan cukup tajam, meskipun hal ini belum tentu mencerminkan kondisi sebenarnya karena faktor keterlambatan pelaporan. (*)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: 13 Titik Panas Terdeteksi di Jambi, Tersebar di 5 Kabupaten
Baca juga: Kronologi Mobil Kades Hoho di Banjarnegara Hangus Diteror Bom Molotov