TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Band musik Smarai mulai membuka jalan menuju album perdana mereka lewat cara yang tidak biasa.
Pada Kamis malam, 23 April 2026, mereka menggelar pemutaran film bertajuk Curi Tonton Optimis di Amphitheatre Sleman Creative Space, sebagai perkenalan awal untuk single kedua berjudul ‘Optimis’.
Acara ini digelar secara terbatas. Dua pekan sebelumnya, Smarai membuka pendaftaran digital dan hanya memilih 40 penonton untuk hadir.
Selain menyaksikan film secara eksklusif, para peserta juga mendapat kesempatan berdialog langsung dengan para personel. Suasana terasa hangat dan cair dengan panduan Alit Jabang Bayi sebagai moderator.
Single ‘Optimis’ menjadi bagian dari rangkaian menuju album perdana Smarai bertajuk ‘Semai’ yang dijadwalkan rilis pada 2 Mei 2026.
Album ini memuat sembilan lagu dan akan tersedia di berbagai platform musik digital seperti Apple Music, YouTube Music, dan Spotify.
Pendekatan visual menjadi salah satu fokus dalam rilisan ini. Film pendek ‘Optimis’ disutradarai oleh Bagoes Kresnawan, yang juga merupakan drummer Smarai, di bawah naungan GAS.ID.
Produksi film ini didukung oleh Lumix sebagai sponsor utama, bersama Amaran, Hollyland, dan Doss, dengan penggunaan kamera Lumix sebagai perangkat utama.
Secara cerita, film sekaligus video klip ini mengangkat kehidupan seorang guru honorer yang bergulat dengan tekanan ekonomi dan realitas hidup yang serba terbatas.
Sosok ini digambarkan harus menghadapi persoalan sehari-hari, mulai dari kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, konflik dengan pemilik kos, hingga perjuangan fisik untuk tetap mengajar.
Titik terendahnya muncul ketika sang istri memilih pergi karena tak lagi sanggup menghadapi kondisi tersebut.
“Sejak awal, aku berpikir lagu 'Optimis' ini harus relate, karena dari liriknya ini bisa sangat luas. Aku langsung kepikiran, profesi guru honorer ini bisa diangkat, terlebih profesinya masih akan selalu tersorot dengan segala problematikanya,” kata Bagoes Kresnawan.
Film pendek ‘Optimis’ dijadwalkan tayang resmi di kanal YouTube Smarai pada 2 Mei 2026, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional.
Sementara video klip untuk lagu yang sama juga akan dirilis secara terpisah melalui kanal tersebut.
“Pemilihan tanggal ini bukan tanpa alasan. SMARAI menilai momentum tersebut sangat relevan dengan tema yang diangkat, yakni tentang suka duka kehidupan seorang guru honorer dan tentu saja tidak jauh-jauh dari realita dunia pendidikan,” ujar Agib Tanjung, pencipta lagu ‘Optimis’.
Seluruh proses produksi hingga pelaksanaan acara ini merupakan hasil kolaborasi internal para personel, melalui unit kerja masing-masing, mulai dari Naraksa Publisis, Satrio Piningit Studio, GAS.ID, hingga Semai Records sebagai label mandiri mereka.
Melalui Curi Tonton Optimis, Smarai tidak hanya merilis karya musik, tetapi juga memperluas eksplorasi ke medium visual sebagai bagian dari identitas artistik mereka. Langkah ini menjadi penanda arah baru menjelang perilisan album ‘Semai’.
Smarai sendiri terbentuk pada pertengahan 2023. Nama mereka diambil dari kata “semarai” yang berarti tumbuh dan merekah.
Band ini beranggotakan Dhedot Dedy Riyono pada vokal, Agib Tanjung pada bass, Bagoes Kresnawan pada drum, Sasi Kirono pada gitar, serta Aza Ardito pada kibor.
Mereka sebelumnya memperkenalkan diri lewat single ‘Ajari Aku’ yang dirilis pada Oktober 2025.