Rumah Gaya Eropa Rp 800 Jutaan Muncul di Serpong, Lokasinya Dekat Tol dan Stasiun
Mohamad Yusuf April 25, 2026 11:34 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Pasar properti di kawasan Serpong kembali diramaikan proyek hunian baru dengan konsep berbeda.

Kali ini, rumah bergaya Eropa klasik hadir dengan harga yang masih terjangkau bagi kalangan menengah.

Proyek tersebut diluncurkan di kawasan Ciater, Tangerang Selatan, Sabtu (25/4/2026).

Hunian ini menyasar pembeli yang menginginkan tampilan rumah berkarakter tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Dibangun di atas lahan seluas 1,7 hektare, kawasan ini akan menghadirkan total 175 unit.

Baca juga: Satpol PP Jakpus Temukan 5 Pencari Ikan Sapu-Sapu di Kali Ciliwung, Telur dan Daging Dijual Terpisah

Terdiri dari 172 rumah dan tiga unit ruko yang disiapkan sebagai penunjang aktivitas penghuni.

Bidik Pasar Hunian Premium Terjangkau
Pengembang menghadirkan dua tipe utama rumah yang ditawarkan kepada konsumen.

Harga yang dipatok mulai dari kisaran Rp800 jutaan dengan status kepemilikan SHM.

Direktur Utama PT Mitra Sinergi Development, Zufri Andi Surya, menyebut konsep ini lahir dari kebutuhan pasar.

“Selama ini rumah dengan gaya Eropa klasik identik dengan harga tinggi dan berada di segmen terbatas. Kami melihat ada kebutuhan yang belum terakomodasi, yaitu konsumen yang ingin tampilan mewah namun tetap rasional dari sisi harga,” ujar Zufri.

Menurutnya, desain bukan sekadar tampilan, tetapi juga strategi untuk menarik minat pembeli.

Baca juga: Kebanggaan Nama Anak Ulil Albab Presisi, Program Kapolri Dinilai Ubah Wajah Polisi

“Kami tidak hanya menjual rumah, tetapi menghadirkan identitas hunian. Konsep Eropa klasik ini kami kemas agar tetap relevan dengan kebutuhan keluarga modern, baik dari sisi fungsi maupun nilai jangka panjang,” katanya.

Lokasi Strategis dan Akses Mudah

Dari sisi lokasi, kawasan Ciater dinilai semakin berkembang sebagai pusat hunian baru.

Akses menuju gerbang tol dapat ditempuh sekitar 10 menit dari lokasi proyek.

Selain itu, penghuni juga dimudahkan dengan keberadaan Stasiun Rawa Buntu yang terhubung jaringan KRL.

Sejumlah fasilitas penunjang juga berada tidak jauh dari kawasan tersebut.

Mulai dari pusat perbelanjaan hingga fasilitas kesehatan dan pendidikan.

Direktur Marketing PT Mitra Sinergi Development, Mario Jati Prayugo, menilai faktor lokasi menjadi kunci.

Baca juga: AWKI Siapkan Bantuan Hukum untuk Ojol Perempuan, Soroti Perlindungan di Momentum Kartini

“Serpong, khususnya Ciater dan BSD, saat ini berkembang sangat cepat. Infrastruktur sudah matang, fasilitas lengkap, dan akses ke Jakarta semakin mudah. Ini yang membuat kawasan ini tetap menjadi magnet bagi pembeli,” ujar Mario.

Ia menambahkan, tren konsumen saat ini mulai berubah.

“Konsumen sekarang lebih kritis. Mereka mencari rumah yang tidak hanya nyaman ditempati, tetapi juga memiliki nilai estetika dan potensi kenaikan harga,” katanya.

Tawarkan Jaminan untuk Pembeli

Untuk meningkatkan kepercayaan pasar, pengembang menawarkan skema buy back guarantee.

Skema ini menjamin pengembalian dana penuh jika proyek tidak terealisasi sesuai komitmen.

“Kami ingin memberikan rasa aman kepada konsumen. Dengan adanya jaminan ini, pembeli memiliki kepastian bahwa investasi mereka terlindungi,” ujar Mario.

Kawasan ini juga dilengkapi fasilitas penunjang seperti area hijau dan taman bermain anak.

Baca juga: Tren Kulit Alami Menguat, Immoderma Kenalkan Opsi Skinbooster

Selain itu tersedia jogging track dan fasilitas ibadah bagi penghuni.

Pengembang menargetkan seluruh unit dapat terserap dalam waktu 24 bulan.

Dengan estimasi nilai penjualan mencapai Rp200 miliar.

Potensi kawasan Serpong yang terus berkembang dinilai menjadi faktor utama optimisme tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.