Viral, Wisman India Ketahuan Bawa Barang Hotel di Ubud Bali, Kasus Diselesaikan Damai
Mursal Ismail April 25, 2026 11:38 PM

SERAMBINEWS.COM - Insiden wisatawan asing yang membawa fasilitas hotel di Ubud, Bali, menjadi pengingat pentingnya mematuhi aturan menginap dan menghormati properti hotel. 

Meski diselesaikan secara kekeluargaan, kasus ini menunjukkan bahwa setiap tamu wajib memahami barang mana yang boleh dan tidak boleh dibawa pulang.

Seperti diketahui, rombongan wisatawan mancanegara (wisman) asal India terlihat mencuri barang-barang hotel di daerah Ubud, Bali, Minggu (19/4/2026).

Video insiden tersebut dibagikan oleh akun media sosial X (Twitter) @TARUNspeakss pada Rabu (22/4/2026) dan menjadi viral.

Dalam video yang telah ditonton lebih dari satu juta kali itu, terlihat seorang staf hotel memeriksa isi koper milik tamu yang diduga membawa sejumlah fasilitas hotel.

Petugas hotel terlihat membuka satu per satu koper milik tamu dan menemukan sejumlah barang hotel yang dibawa masuk ke dalam bagasi.

Baca juga: VIDEO - Cuma Karena Harga, Pria Ini Nekat Pukul Karyawati Spa di Bali

"Sekali-kali harus dikasih pelajaran kayak gini nih, (turis) India nih. Walaupun tidak semua India begini. Semua dicek di parkiran dan ini barang-barang yang dicuri sama dia," kata perekam video tersebut.

Kronologi pencurian barang hotel di Bali

Barang yang hilang, antara lain hair dryer, keset, dan handuk

Aksi ini viral setelah akun media sosial X (Twitter) @TARUNspeakss membagikan video tersebut pada Rabu (22/4/2026). 

Aksi pencurian barang ini terjadi di Asvara Resort Ubud, Banjar Ayah, Desa Kelusa, Kecamatan Payangan, Gianyar, Bali.

"Informasi dari pihak hotel, para tamu tersebut merupakan empat WNA (warga negara asing) asal India yang telah menginap sejak 16 April 2026 dengan memesan dua kamar," kata Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Gianyar, I Gusti Ngurah Suardita, dilaporkan oleh Kompas.com, Kamis (23/4/2026).

Baca juga: Kisah Cinta Pemuda Madura dan Gadis Polandia, Berawal di Bali Berakhir di Pelaminan

Mereka diketahui tertangkap mencuri barang saat akan meninggalkan hotel (check-out), setelah petugas housekeeping menemukan sejumlah fasilitas kamar tidak berada di tempatnya.

Mengetahui hal itu, petugas lantas melapor ke pihak manajemen hotel yang selanjutnya menahan pergi rombongan wisman India tersebut, kemudian menunda proses check-out untuk melakukan klarifikasi tamu dan mengecek isi koper mereka di parkiran.

"Barang yang dilaporkan hilang antara lain alas gelas, handuk mandi, handuk kolam, pengering rambut (hair dryer), kimono, keset, kotak remote televisi, hingga peralatan makan," tutur Suardita.

Dalam proses itu, para tamu disebut mengakui telah mengambil barang-barang tersebut tanpa izin.

Mereka juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak hotel.

Namun demikian, tidak ada sanksi hukum yang dikenakan kepada para pelaku.

Baca juga: Ahli Biologi dan Eks Tentara Rusia Kelola Lab Narkoba di Bali

"Permasalahan kemudian diselesaikan secara kekeluargaan. Seluruh barang yang diambil dikembalikan, dan pihak hotel memutuskan tidak melanjutkan kasus tersebut ke ranah hukum," ucap Suardita.

Setiap hotel memiliki kebijakan dan aturan menginap masing-masing. Namun, secara umum, ketentuan yang diterapkan di berbagai hotel memiliki prinsip serupa.  

Tamu diperbolehkan menikmati fasilitas hotel gratis atau berbayar. Hanya saja, sebagian besar barang yang tersedia di dalam kamar hotel diperuntukan hanya selama menginap, bukan untuk dibawa pulang.

Dikutip dari Kompas.com, beberapa barang hotel yang tidak boleh dibawa pulang adalah handuk, gelas, gantungan pakaian, hairdryer, selimut, bantal, seprai dan televisi.

Selain itu, remot TV, remot AC, alat makan, lampu, telepon, kettle, keset, dan hiasan kamar, juga tidak boleh dibawa pulang.

Barang yang ada di dalam kamar akan selalu dicek petugas housekeeping dari sebelum tamu masuk hingga akan meninggalkan hotel.

Baca juga: VIDEO - Heboh! Pemuda Bali Nikahi Gadis Aceh dengan Mahar Fantastis 100 Mayam Emas

Jika tamu kedapatan membawa pulang atau mencuri barang hotel, bisa dikenakan sanksi berupa denda atau sanksi hukum, sesuai kebijakan hotel masing-masing.

Adapun untuk makanan dan minuman yang biasanya tersedia di mini bar, umumnya tidak bisa dibawa pulang dengan gratis.

Hotel akan mencantumkan harga makanan yang terdapat di mini bar sehingga tamu wajib membayar nominal tertentu bila mengambil makanan atau minuman di mini bar.

Di sisi lain, tamu diperbolehkan membawa pulang sejumlah barang dari hotel, seperti sabun, sampo, sandal, sikat gigi, kondisioner, shower cap, sisir, body lotion, alat cukur, korek kuping dan alat perlengkapan mandi lainnya yang dikemas saset.

Sumber: https://travel.kompas.com/read/2026/04/24/070900327/rombongan-turis-india-curi-barang-hotel-di-bali-tak-kena-sanksi-hukum

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.