Dosen Poltekkes Kemenkes Aceh Edukasi Warga Gampong Alue Deah Tengoh Cegah Gigi Berlubang
Subur Dani April 26, 2026 01:03 AM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrizal | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Dalam upaya menurunkan angka karies gigi (gigi berlubang), Dosen Poltekkes Kemenkes Aceh memberikan edukasi langsung kepada masyarakat Gampong Alue Deah Tengoh, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan ini dalam rangka memberikan kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini kepada masyarakat guna mencegah terjadinya gigi berlubang atau karies gigi. 

Baca juga: VIDEO Satu Prajurit TNI UNIFIL Gugur Lagi, Kemlu Beri Kecaman Keras ke Israel

Kegiatan yang mengusung tema "Edukasi Deteksi Karies Dini Sebagai Upaya Pencegahan Karies Gigi melalui Pemberdayaan Masyarakat" ini menyasar ibu-ibu rumah tangga, kader Posyandu, dan para perangkat desa di wilayah tersebut.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Wirza SST MKes, dalam sambutannya menyampaikan bahwa karies gigi seringkali diabaikan pada anak-anak, padahal lubang kecil jika dideteksi lebih dini dapat dicegah agar tidak menjadi kerusakan yang lebih parah.

Baca juga: ASDP Rencanakan Buka Pelayaran Kapal Jakarta-Aceh, Termasuk Angkut Kontainer Atas Kendaraan

“Kami ingin memberdayakan masyarakat, khususnya para ibu, agar mampu mengenali tanda-tanda awal karies pada gigi anak. Jangan menunggu sakit gigi baru ke dokter. Deteksi dini adalah kunci pencegahan yang paling efektif,” ujar Wirza.

Berdasarkan survei kesehatan gigi dan mulut yang dilakukan pada medio 6 hingga 20 April 2026 di Alue Deah Tengoh terungkap 78,13 persen berkriteria buruk dengan pengalaman gigi berlubang 14, 70 persen.

Baca juga: Hari Kartini, 60 Perempuan Profesi Diedukasi Tentang Keselamatan Berkendara

“Permasalahan gigi berlubang masih menjadi penyakit tertinggi pada anak usia sekolah,” ucap Wirza didampingi tim pengadian, Henny Febriani SST MDSc. 

Karena itu, pemberdayaan ibu-ibu melalui kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan keluarga yang peduli kesehatan gigi.

Selain memberi edukasi, dalam kegiatan ini, pihaknya juga memberi pelatihan mengenai teknik menyikat gigi yang benar serta edukasi pola makan rendah gula serta pemeriksaan langsung karies.

Baca juga: VIDEO Taktik Gerilya Hizbullah Timbulkan Kerugian Besar Bagi Tentara Israel

Keuchik Alue Deah Tengo, Irwansyah SE menyambut baik kegiatan ini dan berharap program pengabdian ini tidak berhenti samapai disini saja.

"Selama ini kami mengira gigi berlubang itu biasa saja. Ternyata berbahaya dan berpengaruh bagi kesehatan tubuh lainnya. Edukasi ini sangat membantu kami, khususnya ibu-ibu, untuk lebih teliti memeriksa gigi anak di rumah," ungkapnya.

Baca juga: Meuseraya Toet Lemang HUT Ke-24 Abdya Sukses, Safaruddin Apresiasi Seluruh Pihak

Kegiatan ditutup dengan demonstrasi sikat gigi, mengunyah buah naga sebagai bahan alami untuk pengganti disclosing (untuk melihat sisa makanan yang menempel dipermukaan gigi) dan pembagian sikat.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.