Motif Terjadi Penikaman di Minahasa Selatan, Pelaku Marah Terhadap Korban
Ventrico Nonutu April 26, 2026 01:22 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terungkap motif penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) yang terjadi di Desa Kinamang, Kecamatan Maesaan, Jumat (24/4/2026).

Terduga pelaku berinisial BW alias Bel ini telah ditangkap oleh Tim Resmob Polres Minahasa Selatan.

Kasat Reskrim Polres Minsel AKP Gede Indra Asti Angga Pratama menjelaskan motif terjadinya penikaman ini.

“Pelaku marah karena korban memukul teman pelaku sehingga terjadi penganiayaan ini,” jelas Gede, Sabtu (25/4/2026).

Menurutnya, setelah melakukan penganiayaan pelaku sempat melarikan diri, namun berhasil ditangkap oleh anggota.

“Saat ini pelaku sudah ditahan di Polres Minsel untuk diproses lebih lanjut,” tandasnya.

Terduga pelaku berinisial BW alias Bel ini ditangkap setelah sempat melarikan diri usai kejadian.

Sedangkan korbannya bernama Lerry mengalami luka tusuk di bagian belakang.

Penangkapan dipimpin langsung oleh Kanit Resmob Bripka Alfian Obert.

Kasat Reskrim Polres Minsel AKP Gede Indra Asti Angga Pratama membenarkan kejadian ini.

Menurutnya sebelum melakukan penganiayaan pelaku dalam keadaan mabuk karena mengonsumsi minuman keras.

“Pelaku menyerang korban menggunakan senjata tajam hingga mengakibatkan luka serius,” ujar Indra, Sabtu (25/4/2026).

Menerima laporan dari masyarakat, Tim Resmob Polres Minsel langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. 

Setelah mengantongi identitas pelaku, anggota melakukan pengejaran dan berhasil menangkap yang bersangkutan di lokasi persembunyiannya tanpa perlawanan.

“Pelaku sudah diamankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” tutur Kasat.

Sementara itu, korban telah mendapatkan penanganan medis akibat luka yang diderita. 

“Anggota juga mengamankan barang bukti berupa senjata tajam yang digunakan dalam aksi penganiayaan tersebut,” pungkasnya.

(TribunManado.co.id/Fer)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.