TRIBUNKALTIM.CO - Laga penyisihan perdana di Grup C Uber Cup 2026, tim putri Indonesia hanya menang tipis 3-2 dari Kanada.
Dari hasil Uber Cup 2026 ini, Indonesia berada di posisi kedua klasemen Grup C di bawah Taiwan yang di pertandingan pertamanya berhasil menang telak 5-0 atas Australia.
Dua pasangan ganda putri menjadi penentu kemenangan Indonesia atas Kanada di laga yang digelar di Forum Horsens, Denmark, Sabtu (25/4/2026).
Tiga poin kemenangan Indonesia didapat melalui pasangan Febriana Dwipuja Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, serta Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, lalu satu sektor tunggal yakni Thalita Ramadhani Wiryawan.
Baca juga: Jadwal Badminton Thomas 2026, Line Up Indonesia vs Aljazair, Alwi dan Raymond/Joaquin Main, Live TV
Adapun dua wakil yang belum berhasil menyumbang poin adalah dari sektor tunggal, Putri Kusuma Wardani dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi.
Meski menang, hasil 3-2 ini menjadi sebuah kejutan. Pasalnya Indonesia diharapkan bisa menang besar demi menjaga peluang terbaik lolos ke fase gugur.
Seperti diketahui, tim putri Indonesia tergabung di Grup C bersama dengan Kanada, Australia dan Taiwan.
Selain Kanada, Srikandi Merah Putih akan melawan Australia dan ditutup duel vs Taiwan.
Taiwan sendiri menang telak 5-0 saat melawan Australia, sehingga menempatkan mereka ke puncak grup C.
Selanjutnya Indonesia akan melawan Australia, laga yang harus dimanfaatkan untuk menang telak, sekaligus membuka asa jadi juara grup.
Hasil Indonesia vs Kanada di Uber Cup 2026 (Grup C)
Kekalahan Putri KW didapat dari Michelle Li, dengan skor 2-16, 11-21, 16-21, sekaligus membuat pemain senior 34 tahun itu pecah telur.
Di dua pertemuan sebelumnya, Michelle Li selalu kalah dari Putri KW.
Namun kini di pertemuan ketiga, ia akhirnya menang dan mempersembahkan kemenangan untuk Kanada.
Kekalahan Putri KW dibalas di partai kedua yang dimainkan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.
Ana/Trias sempat mendapat perlawanan ketat dari Jackie Dent/Crystal Lai, terutama di set pertama.
Skor poin sempat deuce sebelum akhirnya ditutup dengan 23-21 di set pertama.
Di set kedua, Ana/Trias tampil dominan dan menang dengan selisih poin cukup jauh, 21-10.
Indonesia berbalik unggul setelah kemenangan yang diraih tunggal putri Thalita Ramadhani Wiryawan atas Wen Yu Zhang.
Sempat diragukan penampilannya, namun Thalita membuktikan ia mampu berkontribusi.
Kemenangan 21-16, 21-19 ini menjadi sumbangan pertama Thalita di kejuaraan mayor beregu.
Keunggulan Indonesia semakin lebar setelah hasil Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva yang mengalahkan Catherine Choi/Josephine Wu 21-18, 21-11.
Namun sayang, hasil positif itu gagal dilanjutkan di partai terakhir yang dimainkan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi.
Dhinda harus mengakui kekalahan dari Rachel Chan, tunggal putri yang tujuh tingkat di bawahnya di ranking BWF.
Sempat tampil meyakinkan di set pertama dengan menang 21-13, Dhinda justru kehilangan momentum pada set kedua.
Padahal ia sebenarnya sudah unggul jauh 11-4, namun setelah interval justru banyak kehilangan poin.
Kekalahan set kedua 19-21 membuat laga berlanjut ke set ketiga. Hanya saja penampilan Dhinda turun drastis.
Ia selalu tertinggal sejak set ketiga dimulai dan akhirnya kalah jauh dengan skor 11-21.
Minggu (26/4/2026)
Thomas Cup 2026 Pukul 13.30 Court 1
Indonesia vs Thailand
Uber Cup 2026 Pukul 23.30 Court 3
Indonesia vs Australia
Baca juga: Jadwal Badminton Thomas Uber Cup 2026, Selesaikan Training Camp di Horsens, Indonesia Siap Tempur
(Tribunnews.com/Tio)