Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum
TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Ponorogo selama triwulan pertama 2026 tak luput dari sorotan.
Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengumpulkan seluruh kepala OPD untuk mengevaluasi capaian kerja, sekaligus menyoroti sejumlah sektor yang dinilai belum optimal.
Ada sederet disorot oleh orang nomor satu di Kabupaten Ponorogo ini. Mulai dari penataan pedagang kaki lima hingga pengelolaan parkir yang berdampak pada pendapatan daerah.
Baca juga: Bina Marga Jatim Buka Suara soal Jalan Ambles di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan: Ada Sesar
“Secara umum capaian kerja OPD sesuai target yang diberikan. Namun, sejumlah temuan ada sih,” ungkap Bunda Lisdyarita—sapaan akrab—Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, Minggu (26/4/2026),
Contohnya adalah Operasi penertiban pedagang kaki lima (PKL) di beberapa ruas awal minggu lalu misalnya, dia berharap seluruh proses tersebut dilakukan secara bijak.
“Ternyata benar sudah disosilisasikan Perdagkum (Dinas Perdagangan Koperasi, dan Usaha Mikro, Red), beberapa hari sebelumnya,” terangnya.
Kemudian kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) juga menjadi sorotan Bunda Lisdyarita.Mulai penataan hingga sumbangan pendapatan asli daerah (PAD) dia menargetkan ada peningkatan layanan dari Dinas Perhubungan (Dishub) setempat.
“Memang kurang maksimal khususnya masalah parkir, penataan, sampai PADnya, nanti dibenahi bareng-bareng,” ujar Bunda Lisdyarita.
Baca juga: Kisah Tsurayya, Remaja 15 Tahun Jadi Jemaah Haji Termuda Ponorogo, Didaftarkan Sejak Usia 2 Tahun
Dia menerangkan penilaian ini juga menjadi salah satu catatan untuk mutasi. Dia menyatakan pertimbangan, pihaknya tak ingin asal lukir jabatan.
Termasuk pengisian jabatan yang selama ini, pihaknya berencana memastikan talenta setiap SDM selaras dengan posisi yang bakal diduduki nanti.
“Kami ingin penempatan kepala OPD sampai ASN itu pas, selain masalah kerja kami juga minta hasil kerja juga terlihat di masyarakat,” urainya.
Kepala Dishub Ponorogo, Wahyudi mengaku memang ada sejumlah catatan. Dia pun berjanji akan memperbaiki apa yang menjadi catatan.
“Semua telah saya sampaikan ke rapat evaluasi kemarin. Ya didoakan saja apa yang menjadi catatan bisa kami perbaiki,” pungkasnya.