Warga Desa Dendun Bintan Kesulitan Air Bersih, Sumur Berubah Asin dan Berwarna Kuning
Dewi Haryati April 26, 2026 09:28 PM

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Krisis air bersih terjadi di Desa Dendun, Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Warga yang berdomisili di wilayah itu hingga kini masih kesulitan mendapatkan air.

Hal ini akibat musim kemarau di wilayah pesisir Bintan tersebut.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga terpaksa antre hingga menyaring air sumur karena kualitasnya menurun dan berubah warna kekuningan seperti berkarat.

Sebagian sumur bahkan sudah berubah menjadi asin, sehingga tak layak untuk dikonsumsi.

Kepala Desa (Kades) Dendun, Eva Riana saat dikonfirmasi mengakui fenomena tersebut.

Ia menyampaikan, warga di desanya mengalami kesulitan air bersih sejak beberapa bulan lalu.

Kendati demikian, kondisi saat ini tidak separah 10 tahun lalu. 

"Beberapa tahun lalu, kita harus mengambil air di Mantang," ujar Eva, Minggu (26/4/2026).

Warga yang terdampak kekeringan di desanya tidak terlalu banyak.

Hanya saja, kondisi kekeringan ini membuat warga harus antre.

Jika sebelumnya warga mengambil air pagi dan siang hari, kini banyak yang bergiliran pada siang hingga malam hari.

"Saat siang ramai, jadi antre. Ada warga yang ambilnya malam hari, giliranlah pada intinya," ujarnya.

Ada puluhan sumur warga, namun sekitar 5 hingga 6 sumur sudah berubah asin meski jarak ke laut cukup jauh, sekitar 30 hingga 40 meter.

"Sumur sudah kering, sehingga air laut masuk ke sumur menjadi asin," tuturnya.

Sejauh ini tinggal delapan sumur yang masih bisa digunakan. Empat di antaranya berwarna kekuningan seperti berkarat, namun masih bisa disiasati dengan cara disaring.

"Warga harus saring dengan saringan tradisional, agar bisa bersih," kata Eva.

Tidak hanya sumur warga, ada sumur bor bantuan Balai Wilayah Sungai (BWS) tahun 2024.

"Airnya memang bagus namun ada karat di dalam sumur bor itu," bebernya.

Kondisi air di Desa Dendun ini dipengaruhi faktor alam dan kontur tanah.

Ia pun mengimbau warga agar hemat menggunakan air.

"Jangan boros air, situasi lagi krisis," pesan Kades. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.