Kemah Kebangsaan Mahasiswa Riau Dorong Gerakan Kolektif Cegah Karhutla dan Narkoba
M Iqbal April 26, 2026 10:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kemah Kebangsaan Mahasiswa Riau yang digelar di kawasan Rimbang Baling pada 25–26 April 2026, diikuti 150 mahasiswa dari BEM dan organisasi Cipayung Plus se-Riau.

Kegiatan ini ditaja oleh Tumbuh Institute bersama Polda Riau.

Adapun tujuannya, yakni membangun kesadaran sekaligus menggerakkan peran mahasiswa dalam menghadapi ancaman karhutla dan narkoba. 

Fokus utama kegiatan ini bukan sekadar pertemuan, melainkan membentuk gerakan kolektif yang terorganisir melalui kolaborasi lintas sektor, peningkatan pemahaman, serta penguatan peran mahasiswa dalam isu lingkungan dan sosial. 

Head of Tumbuh Foundation, Azairus Adlu menyebut, forum ini sengaja dirancang sebagai ruang dialog terbuka untuk membangun kesadaran bersama. 

“Karhutla bukan hanya soal lingkungan, ini soal kesehatan, ekonomi, dan kepercayaan publik terhadap tata kelola negara,” ujarnya.

Ia menekankan, mahasiswa harus bergerak lebih sistematis dan berkelanjutan dalam merespons persoalan tersebut. 

“Melawan narkoba berarti menjaga manusia, dan melawan karhutla berarti menjaga masa depan,” ucap Azairus.

Penguatan pesan kolaborasi juga disampaikan Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dalam sesi api unggun kebangsaan. 

Ia menegaskan bahwa penanganan karhutla dan narkoba membutuhkan keterlibatan semua pihak.

"Masalah seperti Karhutla dan narkoba tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah atau kepolisian. Harus ada kolaborasi, mulai dari edukasi hingga penegakan hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Rocky Gerung mengingatkan bahwa isu karhutla merupakan bagian dari krisis global yang lebih luas.

“Kita tidak sedang hanya membicarakan Riau atau Indonesia, tetapi masa depan bumi,” katanya.

Aktivis HAM Hurriah menambahkan pentingnya pendekatan berbasis data dan advokasi kebijakan. 

“Karhutla bukan sekadar bencana alam, tetapi krisis yang terus diproduksi dan dinormalisasi,” tuturnya.

Selain diskusi kebangsaan, kegiatan ini juga diisi sesi teknis bersama Ditreskrimsus, BPBD, Damkar, dan Manggala Agni, serta forum kelompok terkait narkoba. 

Seluruh rangkaian diarahkan untuk memperkuat jejaring mahasiswa agar lebih solid dalam mendorong upaya pencegahan Karhutla dan perlindungan generasi muda di Riau.

(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.