Baca juga: Hujan Lebat Tengah Malam, Ratusan Rumah di Muratara Sumsel Terendam Luapan Air Sungai
SRIPOKU.COM, PEKANBARU – Sumsel United kembali harus menelan pil pahit setelah gagal meraih poin pada pekan ke-26 kompetisi. Bertandang ke Stadion Kaharuddin Nasution, Minggu (26/4/2026) malam, tim berjuluk Laskar Juaro ini dipaksa menyerah oleh tuan rumah PSPS Pekanbaru dengan skor akhir 2-0.
Sepanjang pertandingan, Sumsel United terlihat kesulitan mengembangkan permainan.
Pola serangan yang dibangun anak asuh Nil Maizar kerap dipatahkan dengan mudah oleh barisan pertahanan PSPS Pekanbaru yang tampil disiplin.
Memasuki babak kedua, Nil Maizar mencoba melakukan penyegaran dengan menarik keluar Nathan Fariel dan M. Syahril untuk memasukkan Irwanto Bajo serta Tomi Dermawan.
Meski terus memberikan instruksi keras dari pinggir lapangan agar pemain melakukan pressing ketat, Sumsel United tetap berada di bawah tekanan tim berjuluk Askar Bertuah.
"Jaga lawan, datang, Fatchu datang jaga lawan, press lawan!" teriak Nil Maizar memberikan instruksi kepada anak asuhnya di sela pertandingan.
Kebuntuan pecah pada menit ke-81. Berawal dari bola kiriman Ilham Fathoni, Asir Aziz muncul di posisi yang tepat untuk menyontek bola ke gawang Rizki Maulana.
Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Hanya berselang tiga menit (84'), PSPS Pekanbaru menggandakan keunggulan.
Berawal dari sepak pojok Reza Kusuma, bola sempat ditepis oleh Rizki Maulana, namun bola muntah jatuh ke kaki kapten Douglas Nonato yang langsung menceploskannya ke gawang.
Sumsel United sebenarnya memiliki peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan melalui tendangan keras Diego Dall'Oca.
Namun sayang, bola masih membentur mistar gawang PSPS Pekanbaru. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan kemenangan bagi tim tuan rumah.
Sumsel United kalah 2-0 dari tuan rumah PSPS Pekanbaru dalam laga pekan ke-26 di Stadion Kaharuddin Nasution, Minggu malam.
Dua gol kemenangan Askar Bertuah dicetak oleh Asir Aziz pada menit ke-81 dan Douglas Nonato pada menit ke-84 memanfaatkan bola rebound.
Pelatih Nil Maizar menyoroti kesulitan anak asuhnya dalam membangun serangan dan keluar dari tekanan, meski sempat melakukan rotasi pemain di babak kedua.
Baca juga: Setubuhi Remaja 13 Tahun Sebanyak 3 Kali, Pemuda di Prabumulih Mendekam Dalam Sel Tahanan Polisi