Pemkot Yogyakarta Carikan Daycare Pengganti untuk Korban Little Aresha
Muhammad Fatoni April 26, 2026 11:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta bergerak cepat merespons dampak penutupan permanen Little Aresha Daycare di Sorosutan, Kemantren Umbulharjo.

Pascapenggerebekan oleh Polresta Yogyakarta pada 24 April 2026 lalu, fokus utama pemerintah kini tertuju pada nasib ratusan anak yang mendadak kehilangan tempat penitipan, sementara para orangtua harus tetap bekerja.

​Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan bahwa situasi ini merupakan kondisi darurat atau emergency yang secepatnya wajib diberi penanganan.

Pihaknya tidak ingin para orangtua yang sebagian merupakan kalangan pekerja, terjepit dalam kebingungan saat memasuki hari kerja di hari Senin (27/4/2026).

​"Ini bagaimana besok pagi hari Senin anaknya mau dititipkan di mana? Ini saya kira suatu hal yang urgensi dan emergensi karena orang tuanya pada umumnya kerja, sehingga pemerintah daerah harus hadir," ujarnya, selepas menemui orangtua korban Little Aresha Daycare, di Rumah Dinas Wali Kota Yogyakarta, Minggu (26/4/2206).

Baca juga: Penuturan Orangtua Korban Little Aresha Daycare Jogja: Tak Manusiawi

​Sebagai intervensi, Hasto menginstruksikan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta dan dinas terkait, bekerja sama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), untuk segera memetakan tempat penitipan anak alternatif.

​Targetnya, hari ini identifikasi tersebut rampung agar anak-anak korban Little Aresha Daycare bisa segera mendapatkan tempat baru yang lebih terjamin keamanannya.

​"Kami akan segera mengidentifikasi daycare-daycare lainnya yang amanah, yang aman, yang baik, dan yang sehat. Sore ini diidentifikasi supaya mana yang bisa akhirnya menampung yang stop dari daycare yang kemarin itu," jelasnya.

Solusi dan Langkah Preventif

​Tak hanya mencarikan solusi jangka pendek, Pemkot Yogyakarta juga akan melakukan tindakan preventif besar-besaran supaya insiden serupa tidak terulang kembali.

Hasto memerintahkan jajarannya untuk melakukan sweeping atau pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh daycare yang beroperasi di wilayah Kota Yogyakarta.

​"Hari ini sudah masuk data semua daycare yang ada di Kota Yogyakarta, kemudian kita akan cek satu persatu besok pagi. Saya kira dalam waktu singkat, paling lama dua hari kita sudah tahu semua status daycare yang ada," tegasnya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.