TRIBUNNEWS.COM - Langkah Inter Milan untuk mengunci gelar Serie A musim 2025/2026 di giornata ke-34 harus tertunda.
Inter Milan terpeleset, gagal menang saat bermain di kandang Torino di Stadion Olimpiade Grande Torino pada Minggu (25/4) malam.
Sempat unggul dua gol, Nerazzurri justru terpeleset dan dipaksa bermain imbang 2-2 oleh Torino dalam laga yang berlangsung sengit.
Inter sejatinya datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah pekan gemilang, termasuk menjauh 12 poin di puncak klasemen.
Namun, rotasi pemain dan sejumlah absensi membuat performa mereka tak seimpresif biasanya.
Nerazzurri membuka keunggulan pada menit ke-23 lewat Marcus Thuram.
Sundulan jarak dekatnya memanfaatkan umpan silang matang dari Federico Dimarco membawa Inter unggul 1-0.
Assist tersebut juga menandai catatan istimewa bagi Dimarco yang mencetak rekor assist terbanyak dalam satu musim Serie A.
Baca juga: Juventus Kecipratan Untung Jika Rekan Duet Jay Idzes ke Inter Milan
Dominasi Inter berlanjut di babak kedua. Pada menit ke-61, mereka menggandakan keunggulan lewat sundulan Yann Bisseck yang kembali diawali assist Dimarco.
Skor 2-0 membuat Inter tampak berada di atas angin untuk mengamankan kemenangan, sekaligus mengunci gelar.
Namun, tuan rumah Torino menunjukkan respons luar biasa di paruh babak kedua.
Tim asal Turin ini memperkecil ketertinggalan lewat penyelesaian cantik pada menit ke-70 lewat aksi Giovanni Simeone .
Ia melakukan kombinasi satu-dua yang cerdik di kotak penalti sebelum kemudian mencetak gol.
Momentum berbalik ke tuan rumah. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil setelah VAR menghadiahkan penalti akibat handball di kotak terlarang.
Nikola Vlasic sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-79 dan mengubah skor menjadi 2-2.
Di sisa waktu pertandingan, kedua tim sama-sama berupaya mencari gol kemenangan.
Inter sempat mencetak gol melalui Henrikh Mkhitaryan, tetapi dianulir karena offside.
Sementara itu, lini belakang Inter harus bekerja keras untuk menggagalkan peluang berbahaya Torino di menit-menit akhir.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap imbang 2-2, hasil yang menjadi kali keempat Inter gagal meraih kemenangan.
Inter pun harus menunda pesta scudetto mereka sepekan lagi. Mereka kini berpeluang merayakan scudetto di kandang sendiri.
Baca juga: Comeback Gila Inter Milan ke Final Coppa Italia, Cristian Chivu Puji DNA Nerazzurri
Pada pertandingan selanjutnya, Inter akan bermain di Guisepp Meazza dengan melawan Parma.
Inter meski hanya menambah satu poin, kini masih kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan 10 poin saat musim menyisakan empat pertandingan.
Peluang meraih gelar tetap terbuka lebar, namun mereka harus menunggu sedikit lebih lama untuk memastikan trofi Serie A musim ini.






(Tribunnews.com/Tio)