Hasil Liga Italia: Max Allegri Ungkap Pemicu Ngamuk Saat AC Milan vs Juventus, Inter Tunda Scudetto
Murhan April 27, 2026 08:04 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Berikut ini rangkuman hasil Liga Italia tadi malam. Massimiliano Allegri mengungkapkan apa yang menjadi alasan ngamuk di pinggir lapangan saat timnya AC Milan meladeni Juventus pada giornata 34 Liga Italia 2025/2026.

Pertandingan AC Milan vs Juventus di San Siro Stadium berkesudahan skor 0-0, Senin (27/4) dini hari WIB, diwarnai momen Massimiliano Allegri ngamuk di pinggir lapangan.

Sejatinya, AC Milan dalam misi krusial mengamankan tiga poin guna secepat mungkin mengamankan jatah main di Liga Champions musim depan.

Tetapi Juventus juga memiliki kepentingan yang sama. Sehingga secara permainan, kedua tim sama-sama memperagakan penyerangan untuk mengamankan poin penuh.

Dari hal ini yang kemudian membuat Allegri berang. 

Baca juga: Inter Milan Siapkan Rencana Bersaing dengan Juventus Secara Habis-habisan Demi Bintang Atalanta?

Pelatih berusia 58 tahun ini menilai transisi penyerangan ke bertahan pemainnya terlalu lambat. Sehingga dia ketakutan kekalahan atas Udinese 0-3 pada giornata 32 akan terulang.

"Kami kebobolan tiga gol melawan Udinese dan bahkan tidak menyadarinya, semuanya adalah serangan balik, dan hari ini kami kehilangan bola dua atau tiga kali dengan berbahaya," jelas Allegri sembari tertawa dalam konferensi pers setelah pertandingan, dikutip dari laman Football Italia.

Allegri mengaku bersyukur bahwa emosinya di pinggir lapangan bisa tersampaikan kepada pemain, sehingga lebih disiplin dalam bertahan.

"Namun, para pemain bertahan dengan sangat baik saat mengejar mereka."

"Kedepannya, kami tidak boleh memberikan ruang kepada pemain lawan untuk melakukan serangan balik. Bagi kami saat ini, serangan balik (tim lawan-red) menjadi sesuatu yang sangat pantas diperhatikan melihat kondisi pertahanan," aku pria yang juga pernah membesut Juventus.

Beberapa momen lain juga terjadi dalam laga grande partita ini. 

Selain emosi Allegri di pinggir lapangan, cemoohan dari suporter AC Milan menggema di San Siro. Kejadian tak mengenakkan ini dialami Rafael Leao yang digantikan oleh Christopher Nkunku pada menit 81'.

Leao mendapatkan ejekan dari sejumlah suporter Milan ketika keluar dari lapangan pertandingan. 

Penting Finis di Zona Liga Champions

AC Milan kini bertengger di peringkat ketiga klasemen Liga Italia dengan 67 poin, unggul dua angka dari Juventus dan enam angka dari peringkat kelima, Como.

Dengan empat laga tersisa di Serie A, AC Milan perlu konsisten di jalur kemenangan jika ingin finis di zona Liga Champions.

"Permainan yang sangat seimbang dan taktis, taruhannya tinggi. Kami memiliki peluang seperti yang dimiliki Juventus," kata Allegri.

Ia menyebut, hasil imbang ini tetap memberi dampak positif bagi Rossoneri, terutama dalam mengamankan tempat di zona Liga Champions.

"Kami harus senang dengan poin itu, karena itu membawa kami selangkah maju. Kami tinggal dua kemenangan lagi untuk mencapai tujuan kami. Saya pikir itu juga hasil yang adil," imbuh pelatih AC Milan itu.

"Kami harus lebih jernih di depan gawang dan mengelola beberapa bola yang hilang dengan lebih baik."

"Ini adalah poin penting, sekarang kami harus mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan melawan Sassuolo karena ritmenya berbeda dan kami harus bermain dengan baik secara teknis," tutup Allegri.

Scudetto Inter Tertunda

Langkah Inter Milan untuk mengunci gelar Serie A musim 2025/2026 di giornata ke-34 harus tertunda.

Inter Milan terpeleset, gagal menang saat bermain di kandang Torino di Stadion Olimpiade Grande Torino pada Minggu (25/4) malam.

Sempat unggul dua gol, Nerazzurri justru terpeleset dan dipaksa bermain imbang 2-2 oleh Torino dalam laga yang berlangsung sengit.

Inter sejatinya datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah pekan gemilang, termasuk menjauh 12 poin di puncak klasemen. 

Namun, rotasi pemain dan sejumlah absensi membuat performa mereka tak seimpresif biasanya.

Nerazzurri membuka keunggulan pada menit ke-23 lewat Marcus Thuram. 

Sundulan jarak dekatnya memanfaatkan umpan silang matang dari Federico Dimarco membawa Inter unggul 1-0. 

Assist tersebut juga menandai catatan istimewa bagi Dimarco yang mencetak rekor assist terbanyak dalam satu musim Serie A.

Dominasi Inter berlanjut di babak kedua. Pada menit ke-61, mereka menggandakan keunggulan lewat sundulan Yann Bisseck yang kembali diawali assist Dimarco. 

Skor 2-0 membuat Inter tampak berada di atas angin untuk mengamankan kemenangan, sekaligus mengunci gelar.

Namun, tuan rumah Torino menunjukkan respons luar biasa di paruh babak kedua.

Tim asal Turin ini memperkecil ketertinggalan lewat penyelesaian cantik pada menit ke-70 lewat aksi Giovanni Simeone .

Ia melakukan kombinasi satu-dua yang cerdik di kotak penalti sebelum kemudian mencetak gol.

Momentum berbalik ke tuan rumah. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil setelah VAR menghadiahkan penalti akibat handball di kotak terlarang.

Nikola Vlasic sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-79 dan mengubah skor menjadi 2-2.

Di sisa waktu pertandingan, kedua tim sama-sama berupaya mencari gol kemenangan. 

Inter sempat mencetak gol melalui Henrikh Mkhitaryan, tetapi dianulir karena offside. 

Sementara itu, lini belakang Inter harus bekerja keras untuk menggagalkan peluang berbahaya Torino di menit-menit akhir.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap imbang 2-2, hasil yang menjadi kali keempat Inter gagal meraih kemenangan.

Inter pun harus menunda pesta scudetto mereka sepekan lagi. Mereka kini berpeluang merayakan scudetto di kandang sendiri.

Pada pertandingan selanjutnya, Inter akan bermain di Guisepp Meazza dengan melawan Parma.

Inter meski hanya menambah satu poin,  kini masih kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan 10 poin saat musim menyisakan empat pertandingan.

Peluang meraih gelar tetap terbuka lebar, namun mereka harus menunggu sedikit lebih lama untuk memastikan trofi Serie A musim ini.

Hasil pekan ke-34 Liga Italia 2025-2026

  • Fiorentina 0-0 Sassuolo
  • Genoa 0-2 Como (Douvikas 10', Diao 68')
  • Torino 2-2 Inter Milan (Simeone 70', Vlasic 79'-pen; Thuram 23', Bisseck 61')
  • AC Milan 0-0 Juventus
 
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
35
Inter Milan
34
25
4
5
80
31
49
79
2
35
Napoli
34
21
6
7
52
33
19
69
3
35
AC Milan
34
19
10
5
48
27
21
67
4
35
Juventus
34
18
10
6
57
29
28
64
5
35
Como
34
17
10
7
59
28
31
61
6
35
Roma
34
19
4
11
48
29
19
61
7
35
Atalanta
33
14
12
7
45
29
16
54
8
35
Bologna
34
14
6
14
42
41
1
48
9
35
Lazio
33
12
11
10
34
30
4
47
10
35
Sassuolo
34
13
7
14
41
44
-3
46
11
35
Udinese
33
12
7
14
38
43
-5
43
12
35
Parma
34
10
12
12
25
40
-15
42
13
35
Torino
34
11
8
15
39
56
-17
41
14
35
Genoa
34
10
9
15
40
48
-8
39
15
35
Fiorentina
34
8
13
13
38
45
-7
37
16
35
Cagliari
33
8
9
16
33
47
-14
33
17
35
Lecce
34
7
8
19
22
46
-24
29
18
35
Cremonese
34
6
10
18
26
51
-25
28
19
35
Verona
34
3
10
21
23
56
-33
19
20
35
Pisa
34
2
12
20
24
61
-37
18
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Lihat selengkapnya →

 

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.