Harga Minyak Naik 2 Persen karena Gagalnya Perundingan AS-Iran, Brent Jadi 107,55 USD 
Choirul Arifin April 27, 2026 09:22 AM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Harga minyak mentah di pasar internasional pagi ini kembali naik di atas 2 persen karena gagalnya perundingan damai putaran kedua Amerika Serikat dengan Iran dan blokade alur pelayaran di Selat Hormuz.

Pagi ini harga minyak mentah jenis Brent naik 2,22 dolar AS menjadi 107,55 dolar AS per barel, dan minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) naik 2,02 dolar menjadi 96,42 dolar per barel.

Presiden Donald Trump hari Sabtu kemarin membatalkan rencana mengirim utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Pakistan untuk bernegosiasi dengan Iran.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melakukan perjalanan ke Pakistan pada akhir pekan tetapi hanya bertemu dengan pejabat Pakistan sebelum berangkat.

Garda Revolusi Iran juga dilaporkan menaiki dua kapal kargo di dekat Selat Hormuz karena ketegangan di jalur laut strategis tersebut tetap tinggi.

“Terlalu banyak waktu terbuang untuk perjalanan, terlalu banyak pekerjaan! Selain itu, ada perselisihan dan kebingungan yang luar biasa di dalam ‘kepemimpinan’ mereka,” tulis Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Turun 11 Persen Setelah Iran Buka Selat Hormuz

“Tidak ada yang tahu siapa yang bertanggung jawab, termasuk mereka,” kata presiden. “Juga, kita memiliki semua kartu; mereka tidak punya satu pun! Jika mereka ingin berbicara, yang harus mereka lakukan hanyalah menelepon!!!”

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melakukan perjalanan ke Islamabad pada akhir pekan lalu, tetapi hanya bertemu dengan pejabat Pakistan sebelum berangkat.

Baca juga: Analis: Guncangan Energi Bakal Lebih Berat, Terlihat dari Tren Harga Minyak Terbaru

“Tidak ada pertemuan yang direncanakan antara Iran dan AS,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, dalam sebuah unggahan di media sosial pada Jumat malam.

Sumber: TRT World/CNBC

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.