TRIBUNKALTARA.COM - Kapolda Kaltara, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, memimpin langsung pelaksanaan apel pagi di Lapangan Apel Mapolda Kaltara, pada Senin (27/04/2026).
Dalam arahannya, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menyoroti berbagai tantangan, mulai dari dinamika ekonomi global, hingga isu kesehatan personel yang menjadi prioritas utama dalam menjalankan tugas kepolisian.
Kapolda Kaltara, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, memaparkan bahwa saat ini dunia tengah menghadapi tekanan ekonomi, fluktuasi harga energi, serta ketidakpastian geopolitik.
Situasi ini berdampak langsung pada kebijakan nasional, termasuk penyesuaian harga BBM non-subsidi yang berpotensi memicu riak di tengah masyarakat.
“Polisi yang baik bukan hanya hadir saat masalah terjadi, tetapi mampu membaca potensi masalah sebelum itu muncul,” tegas Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy.
Baca juga: Kapolda Kaltara Cek Langsung Tes Psikologi Calon Taruna Akpol 2026 di SMA Negeri 1 Tanjung Selor
Jebolan Akpol 1991 itu, menuntut seluruh jajaran Polda Kaltara untuk memiliki kemampuan deteksi dini yang kuat, dan peka terhadap situasi lingkungan, agar setiap potensi gangguan kamtibmas dapat dimitigasi sejak awal.
Selain tantangan keamanan, Kapolda Kaltara juga memberikan perhatian khusus pada kondisi cuaca ekstrem, yakni fenomena El Nino Godzilla.
Ia mengimbau seluruh personel untuk disiplin dalam menjaga kesehatan fisik dan stamina.
Mengingat tugas Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, kondisi prima adalah syarat mutlak agar pelayanan tetap berjalan optimal, di tengah cuaca yang tidak menentu.
Menutup arahannya, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy mengingatkan filosofi dasar dalam bertugas.
Eks Wakapolda Metro Jaya itu, menekankan agar setiap personel memegang teguh prinsip profesionalitas, integritas, dan sisi humanis.
"Jadilah polisi yang tidak hanya ditakuti oleh pelanggar hukum, tetapi dicintai oleh masyarakat.
Pegang teguh prinsip, profesional, humanis, dan berintegritas.
Jangan pernah menyakiti hati masyarakat,” pungkas Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy
Baca juga: Ditandai Pecah Kendi, Kapolda Kaltara Irjen Pol Djati Resmikan Jembatan di Perbatasan RI–Malaysia
(Adv)