Isu Dua Tokoh Kalteng Masuk Kabinet di Tengah Kabar Reshuffle oleh Presidan Prabowo
Haryanto April 27, 2026 11:51 AM

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Beredar isu dua tokoh di Kalimantan Tengah (Kalteng) bakal masuk kabinet Merah Putih, Prabowo-Gibran. 

Keduanya, yakni mantan Pj Bupati Kapuas, Erlin Hardi, dan Dosen di Universitas Palangka Raya (UPR), Aswin Usup.

Menanggapi kabar tersebut, pengamat politik sekaligus akademisi Fisip UPR, Ricky Zulfauzan mengatakan, turut bangga dua tokoh Kalteng jadi pembicaraan di nasional. 

Terlebih, sebagai sesama akademisi UPR dirinya juga mengenal dekat sosok Aswin Usup. 

"Sebagai bagian civitas akademika UPR, rekan sejawat sekaligus junior dari Pak Aswin Usup, saya merasa turut berbahagia dan turut berbangga jika SDM UPR dapat berkarir dan berkiprah di level menteri," ujar Ricky Senin (27/4/2026). 

Baca juga: Pengamat Sebut Reshuffle Kabinet Upaya Redam Tekanan Publik dan Dinamika Politik

Erlin Hardi, mantan Pj Bupati Kapuas.
Erlin Hardi, mantan Pj Bupati Kapuas. (Dok. TribunKalteng.com)

Menurutnya, ini merupakan momentum tepat bagi keterwakilan Kalteng di pemerintah pusat. 

Tak hanya itu, Ricky juga menyebut, isu reshuffle kabinet dan melibatkan dua tokoh Kalteng itu mesti motivasi bagi masyarakat Kalteng, untuk tidak berhenti belajar dan terus mengembangkan diri. 

"Supaya ke depan estafet orang-orang Kalteng di kementerian tidak berakhir sampai disini saja," ungkapnya. 

Ricky mengatakan, dirinya cukup mengenal Aswin Usup. 

Menurutnya pria lulusan Hokkaido University itu adalah akademisi yang sangat terkemuka di bidang Karhutla, bahkan dikenal hingga ke mancanegara. 

Ia menambahkan, tulisan Aswin Usup juga banyak dikutip dari seluruh akademisi di dunia. 

"Untuk Pak Erlin saya tidak kenal dekat. Tetapi secara akar kedaerahan, kami sama-sama berasal dari kapuas seberang, Kabupaten Kapuas," kata Ricky. 

Ricky menyebut, jika kabar dua tokoh Kalteng masuk kabinet ini hanya spekulatif atau sekedar isu tak jadi masalah. 

Karena, SDM Kalteng juga masuk pembicaraan di tingkat nasional 

Namun jika benar, ditambah keberadaan Mukhtaruddin yang lebih masuk kabinet sebagai Menteri P2MI, Kalteng akan memiliki 3 wakil di pemerintah pusat. 

"Dengan keberadaan 3 perwakilan di pemerintahan akan sangat baik untuk kemajuan SDM Kalteng ke depan. Anak-anak akan termotivasi agar dapat mengikuti langkah mereka kelak," tutup Ricky.

Tribun terus berusaha mengonfirmasi kabar tersebut secara langsung kepada kedua nama yang beredar.

Tunggu Saja

Melansir Tribunnews, hari ini Senin (27/4/2026), berhembus kabar Presiden Prabowo akan melakukan resfhuffle (perombakan) anggota kabinet pemerintahannya.

Kabarnya Jenderal Dudung dipercaya akan menduduki Kepala Staf Presiden (KSP) yang baru menggantikan Muhammad Qodari.

Sementara Muhammad Qodari informasinya akan dipindahkan menjadi Juru Bicara Presiden sekaligus Kepala Bakom.

Qodari akan mengisi pos yang selama ini dianggap 'kelemahan' pemerintahan Presiden Prabowo.

Pos lainnya  Kepala Badan Karantina kabarnya diisi Abdul Kadir Karding (mantan Menteri P2MI 2024‑2025).

Mantan Kepala PCO Hasan Nasbi akan ditunjuk menjadi Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Tribunnews.com telah menghubungi Muhammad Qodari mengenai informasi ini.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya merespons mengenai isu perombakan kabinet yang akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat.

Dia hanya menjawab singkat mengenai isu tersebut.

“Tunggu saja,” kata Teddy singkat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

“Nanti Bapak Presiden yang menceritakan,” katanya.

Jejak Tiga Reshuffle

Presiden Prabowo Subianto telah melakukan perombakan kabinet sebanyak tiga kali sejak menjabat pada Oktober 2024.

1. Reshuffle Pertama (19 Februari 2025) : - Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Brodjonegoro digantikan oleh Brian Yuliarto.

2. Reshuffle Kedua (8 September 2025) : 

- Perubahan sejumlah posisi menteri dan wakil menteri, termasuk pengisian jabatan yang kosong.

3. Reshuffle Ketiga (17 September 2025) : Erick Thohir digeser menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

(TribunKalteng.com/Tribunnews.com)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.