Kebakaran Gudang Produksi PT SAS Kreasindo Utama Tegal, Kerugian Ditaksir Capai Rp15 Miliar 
muslimah April 27, 2026 11:55 AM

Kebakaran Gudang Produksi PT SAS Kreasindo Utama Tegal Tak Ada Korban Jiwa, Kerugian Ditafsir Capai Rp15 Miliar 


TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Si jago merah melahap bangunan gudang machining atau produksi PT SAS Kreasindo Utama yang berlokasi di Desa Maribaya, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Minggu (26/4/2026) malam. 

Video yang memperlihatkan peristiwa kebakaran tersebut viral di beberapa platform media sosial satu di antaranya Instagram. 

Bahkan di satu WhatsApp grup juga memperlihatkan rekaman CCTV detik-detik terjadinya kebakaran. 

Besarnya kobaran api membuat asap tebal membungbung tinggi ke langit malam saat kejadian. Merah berasal dari kobaran api terlihat sangat menyala di tengah gelapnya malam. 

Baca juga: Viral Pengendara Motor Disiram Air Keras Dua Pria Berboncengan

Sesuai informasi yang Tribunjateng.com peroleh, peristiwa kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 20.30 WIB setelah petugas keamanan mendengar alarm kebakaran dari dalam gudang produksi berbunyi. 

Petugas keamanan yang sedang berjaga segera melakukan pengecekan dan mendapati api telah menyala pada salah satu mesin produksi. 

Upaya pemadaman awal langsung dilakukan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) yang tersedia di lokasi, sembari melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kramat untuk penanganan lebih lanjut.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Kramat bersama instansi terkait segera menuju lokasi guna melakukan pengamanan area serta membantu proses pemadaman. 

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, melalui Kapolsek Kramat Iptu Deni Triyatno mengungkapkan, sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dari Kota dan Kabupaten Tegal dikerahkan untuk menjinakkan api agar tidak merembet ke area lainnya.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 15 miliar akibat kerusakan sejumlah mesin produksi dan fasilitas pendukung lainnya," ungkap Iptu Deni Triyatno, pada Tribunjateng.com, Senin (27/4/2026). 

Menurut Iptu Deni, saat peristiwa kebakaran kondisi gudang dalam keadaan tidak beroperasi karena hari libur, sehingga tidak ada aktivitas karyawan di dalam area tersebut. 

Dugaan sementara, sumber api berasal dari salah satu mesin produksi, namun penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.

Polres Tegal mengimbau kepada seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk selalu memastikan standar keselamatan kerja, khususnya terkait instalasi listrik dan penggunaan mesin produksi, guna mencegah terjadinya peristiwa serupa.

"Sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran," tegasnya. (dta) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.