Wakil Menteri Angkat Bicara soal Isu Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet
Torik Aqua April 27, 2026 12:14 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Isu perombakan kabinat atau reshuffle kini kembali mengemuka.

Presiden Prabowo Subianto diisukan akan mereshuffle kabinetnya hari ini, Senin (27/4/2026).

Menanggapi hal itu, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menyebut jika hal itu hak istimewa atau hak prerogatif presiden.

Bima Arya menjelaskan jika jajaran kabinet masih fokus pada tugas pemerintahan.

Baca juga: Presiden Prabowo Hadiri Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Sebut Wajar dan Singgung Ahmad Dhani

"Wah itu prerogatif Bapak Presiden, kita siap dengan segala skenario, yang penting sekarang jajaran kabinet kerja aja," ujar Bima Arya saat ditemui di sela-sela kegiatannya.

Bima juga membantah adanya informasi resmi maupun pembicaraan di internal kabinet mengenai rencana perombakan tersebut. 

Ia mengaku belum menerima instruksi atau kabar apa pun terkait isu yang beredar.

"Enggak ada, kami belum dengar sama sekali," tegasnya.

Jajaran Kabinet Merah Putih masih menjalankan agenda rutin masing-masing, termasuk agenda peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 yang berlangsung di Kantor Kemendagri hari ini.

Sejak pekan lalu berhembus kabar Presiden Prabowo Subianto kembali akan melakukan resfhuffle (perombakan) anggota kabinet pemerintahannya.

Bahkan informasinya dalam waktu dekat, Prabowo akan melakukan reshuffle 'terbatas'.

Informasi yang dihimpun Tribunnews.com, Senin (27/4/2026), sejumlah pos pejabat negara setingkat menteri dan kepala lembaga akan di-reshuffle.

Siapa Saja Mereka?

Kabarnya Jenderal Dudung dipercaya akan menduduki Kepala Staf Presiden (KSP) yang baru menggantikan Muhammad Qodari.

Muhammad Qodari informasinya akan dipindahkan menjadi Juru Bicara Presiden sekaligus Kepala Bakom.

Qodari dipercaya akan mengisi pos yang selama ini dianggap 'kelemahan' pemerintahan Presiden Prabowo yakni soal komunikasi publik.

Pos lainnya Kepala Badan Karantina kabarnya diisi Abdul Kadir Karding (mantan Menteri P2MI 2024‑2025).

Mantan Kepala PCO/Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi kabarnya juga akan ditunjuk menjadi Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Tribunnews.com telah menghubungi Muhammad Qodari pagi ini melalui pesan WhatsApp.

"Mohon doa yang terbaik," tulis Qodari diakhiri emoji senyum.

Selasa 23 April, Presiden Prabowo melakukan pertemuan empat mata dengan Luhut Binsar Panjaitan.

Setelah itu Prabowo juga memanggil Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman ke istana. 

Pertemuan ini ditafsirkan sebagai tanda awal penataan ulang susunan kabinet Merah Putih.

Seskab: Tunggu Saja!

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya merespons mengenai isu perombakan kabinet yang akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat.

Dia hanya menjawab singkat mengenai isu tersebut.

"Tunggu saja," kata Teddy singkat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, soal perombakan kabinet akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo.

"Nanti Bapak Presiden yang menceritakan," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.