Program Banmas Presiden Prabowo 2026, 14 Sapi Kurban Bakal Disalurkan ke Seluruh Sulteng
Regina Goldie April 27, 2026 01:24 PM

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) akan menerima bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangka perayaan Idul Adha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.

Melalui program Bantuan Kemasyarakatan (Banmas), sebanyak 14 ekor sapi kurban disiapkan untuk didistribusikan ke seluruh wilayah Sulteng.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disbunak) Sulteng, Dandy Alfita, mengatakan penyaluran bantuan tahun ini menjangkau seluruh kabupaten dan kota.

“Jumlahnya 14 ekor, terdiri dari satu ekor untuk tingkat provinsi dan masing-masing satu ekor untuk 13 kabupaten/kota,” ujarnya saat ditemui di Kantor Disbunak Sulteng, Jl Kartini, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Senin (27/4/2026).

Ia menjelaskan, program Banmas Presiden kini mengalami perluasan dibanding tahun-tahun sebelumnya. 

Jika sebelumnya hanya terfokus di tingkat provinsi, kini seluruh daerah di Indonesia mendapatkan alokasi sapi kurban.

Menurut Dandy, proses penjaringan sapi saat ini masih berlangsung di seluruh Indonesia sebelum hasilnya diserahkan ke Sekretariat Kepresidenan.

Baca juga: DWP Donggala Dukung Cek Kesehatan Gratis, Dorong Prolanis Berani Sehat Berkelanjutan

“Nama peternak dan sapi dari masing-masing daerah sudah masuk. Rata-rata sudah terpilih satu ekor per daerah, karena memang disyaratkan satu ekor,” jelasnya.

Meski demikian, beberapa daerah seperti Banggai Laut dan Banggai Kepulauan menyiapkan lebih dari satu kandidat sebagai cadangan apabila bobot sapi belum memenuhi kriteria teknis.

Dandy menegaskan, salah satu syarat utama dalam seleksi sapi kurban Banmas Presiden adalah memiliki bobot minimal 800 kilogram.

Selain itu, kondisi kesehatan hewan juga menjadi perhatian utama. Sapi harus sehat secara klinis, tidak menunjukkan gejala penyakit, serta telah melalui pemeriksaan antemortem.

“Kita lihat kondisi fisiknya, bulu tidak berdiri, kulit mulus, tidak pincang, tidak buta. Itu syarat dasar hewan kurban,” katanya.

Baca juga: Wagub Sulteng Tutup Turnamen Gateball Kartini II 2026, Dorong Perempuan Berdaya

Ia menambahkan, sapi juga wajib telah divaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

Dari sisi umur, sapi yang dipilih minimal berusia dua tahun atau mendekati tiga tahun, yang biasanya ditandai dengan pergantian sepasang gigi.

Sementara itu, salah satu contoh sapi yang telah lolos seleksi di tingkat provinsi adalah sapi jenis Simental bernama “Si Kentung” dengan bobot mencapai 922 kilogram. Sapi tersebut bahkan menjadi yang terberat dibanding kandidat lainnya di Sulteng.

Rencananya, seluruh sapi kurban bantuan presiden akan disalurkan melalui masjid-masjid yang telah ditunjuk di masing-masing wilayah penerima, untuk kemudian disembelih pada Hari Raya Idul Adha. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.