TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Bupati I Made Satria, Klungkung meraih penghargaan sebagai kabupaten terbaik dalam akses layanan kesehatan dan perlindungan sosial pada ajang National Governance Awards 2026.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Satria, didampingi Sekretaris Daerah Anak Agung Gede Lesmana dan Kepala Dinas Kesehatan I Gusti Ayu Ratna Dwijawati.
Klungkung dinilai berhasil menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif sekaligus inovatif bagi masyarakat.
Baca juga: KRONOLOGI Dugaan Kisah Terlarang Anak Agung RM dan Nyoman di Gianyar, Berakhir Meninggal Tak Wajar
Acara ini turut dibuka oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian yang memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah berprestasi. Dalam sambutannya, ia menekankan capaian tersebut mencerminkan dedikasi kepala daerah dalam menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks.
Ia juga berharap penghargaan ini mampu mendorong transformasi berkelanjutan demi kemajuan nasional.
Capaian di sektor kesehatan bukanlah yang pertama bagi Klungkung. Sebelumnya, daerah ini juga mendapat perhatian dari Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka karena berhasil mencatatkan prevalensi stunting terendah secara nasional, yakni 5,1 persen.
Meski demikian, Bupati Satria menegaskan pihaknya tidak ingin cepat berpuas diri.
"Penanganan stunting tetap menjadi prioritas melalui berbagai program berkelanjutan agar capaian tersebut dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan," ungkap Made Satria, Minggu (26/4/2026).
Selain itu, Klungkung juga mencatat keberhasilan dalam program jaminan kesehatan. Daerah ini meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) kategori utama, dengan tingkat keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 95 persen dan cakupan layanan hingga 100 persen.
Kepala Dinas Kesehatan Klungkung, I Gusti Ayu Ratna Dwijawati, menambahkan sektor kesehatan di daerahnya juga memperoleh predikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Ia menyebut peningkatan fasilitas layanan terus dilakukan, termasuk penguatan peran RSUD Klungkung yang kini berkembang menjadi rumah sakit rujukan utama di kawasan Bali Timur. (mit)