Ayah Tewas Dikeroyok Depan Keluarga di Alam Barajo Jambi, Dipicu Konflik Anak-anak
Heri Prihartono April 27, 2026 02:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Peristiwa penusukan yang menewaskan seorang pria berinisial B di RT 10, Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, diduga berawal dari persoalan sepele antar anak-anak, Minggu (27/4/2026) malam.

Okta (18), anak korban, menuturkan kejadian bermula saat adiknya bermain di depan rumah pelaku.

Saat itu, seekor anjing menggonggong, lalu anak-anak yang berada di lokasi menyebut kata anjing.

“Diduga mamanya pelaku mengira adik kami menyebut anaknya anjing, jadi langsung marah dan mengejar adik kami,” ujar Okta saat diwawancara dilokasi kejadian.

Menurutnya, adiknya  berlari dan bersembunyi di semak-semak karena ketakutan.

Peristiwa itu sempat disaksikan beberapa warga.

Masalah kemudian berlanjut saat ibu korban mencoba menanyakan kejadian tersebut kepada pihak pelaku. Namun situasi justru memanas.

Tak lama berselang, pelaku disebut datang bersama keluarganya dengan membawa senjata tajam.

“Dia datang naik motor, bawa mandau sama pisau. Langsung menyerang bapak kami,” katanya.

Korban B mengalami luka tusuk di bagian pinggang hingga punggung.

Meski sempat berusaha menyelamatkan diri ke dalam rumah, korban tetap dikejar dan dikeroyok.

“Dikejar sampai ke dalam rumah, dikeroyok,” ungkap Okta.

Ia menyebut pelaku berjumlah tiga orang, terdiri dari dua orang dewasa dan satu remaja berusia 17 tahun.

Selain korban meninggal, kakak korban juga mengalami luka saat mencoba melindungi ayahnya. Ia mengalami luka di tangan, dada, dan kaki.

Dari informasi yang dihimpun, pelaku yang masih berusia 17 tahun telah diamankan pihak kepolisian. Sementara dua pelaku dewasa lainnya masih dalam pengejaran.

Pantauan TribunJambi.com di lokasi kejadian, rumah korban tampak sepi dan telah dipasangi garis polisi. Terlihat bercak darah di lantai rumah.

Sebuah mobil berwarna merah terparkir di halaman.

Saat ini, jenazah korban tengah menjalani proses autopsi.

Sementara pihak keluarga berkumpul di rumah duka yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, tepatnya di rumah paman korban.

Baca juga: Penjelasan Ending Film Toaster, Ketika Alat Pemanggang Roti Jadi Kasus Pembunuhan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.