Dari Pramuka ke Inovator Digital: Workshop AI Teknokrat Cetak Generasi Muda Era Teknologi
Endra Zulkarnain April 27, 2026 06:19 PM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) menerima kunjungan edukatif dari Gerakan Pramuka Gugus Depan 11.021–11.022 Pangkalan Yayasan Al Kautsar Bandar Lampung dalam kegiatan bertajuk Sigma Future Skills: AI Workshop.

Program ini menjadi bagian dari community engagement sekaligus implementasi Pengabdian kepada Masyarakat yang melibatkan aktif mahasiswa dan dosen dalam membangun literasi teknologi di kalangan pelajar.

Bertempat di kampus Teknokrat, kegiatan yang dimulai pukul 13.15 WIB ini menghadirkan Ridwan Mahenra, S.Kom., M.C.S.(AI), dosen sekaligus Ketua Center of Excellence in Artificial Intelligence (NeuroMind).

Dalam sesi tersebut, ia tidak hanya berbagi keilmuan tetapi juga menyampaikan opini sebagai dosen terbaik di Lampung, bahwa penguasaan AI harus dimulai sejak dini dengan pendekatan yang inklusif dan aplikatif.

Mengusung konsep From Zero to Hero, workshop ini berhasil mengubah persepsi bahwa AI adalah bidang yang sulit.

Tema praktik “AI Pendeteksi Atribut Pramuka” membuat siswa mampu melatih sistem mengenali atribut seperti hasduk melalui webcam tanpa coding.

Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa terbaik dan mahasiswa berprestasi UTI sebagai pendamping teknis, sehingga tercipta suasana kolaboratif antara mahasiswa dan siswa SMA.

Kehadiran mahasiswa ini menjadi bukti nyata peran kampus dalam mencetak talenta unggul sekaligus memberi inspirasi langsung kepada peserta.

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., turut memberikan pernyataan jika kegiatan seperti ini adalah langkah strategis dalam membangun generasi masa depan.

“Universitas Teknokrat Indonesia berkomitmen menjadi pusat unggulan dalam pengembangan teknologi dan karakter," ujarnya.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan bahwa AI bukan sekadar alat, tetapi sarana untuk berinovasi secara bertanggung jawab dan beretika," sambung dia.

Selain aspek teknis, peserta juga dibekali pemahaman tentang etika penggunaan AI. Mereka diajak untuk memanfaatkan AI sebagai co-pilot dalam belajar, bukan sebagai jalan pintas, serta dilatih berpikir kritis agar tidak mudah terpengaruh hoaks berbasis teknologi.

Ia juga menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs).

Khususnya pada aspek pendidikan berkualitas (Quality Education) dan inovasi (Industry, Innovation, and Infrastructure).

Kegiatan ini sekaligus mempererat sinergi antara dunia pendidikan menengah dan perguruan tinggi di Lampung.

UTI juga membuka kesempatan bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan melalui pendaftaran di spmb.teknokrat.ac.id, sebagai bagian dari upaya mencetak generasi unggul berbasis teknologi.

Melalui integrasi antara edukasi teknologi, nilai kepanduan, serta keterlibatan aktif civitas akademika, kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana kampus dapat berperan dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan, inovatif, dan berdampak luas bagi masyarakat.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.