Contoh Teks Pidato Tuan Rumah Walimatussafar Haji 2026, Lengkap Mukadimah Bahasa Arab
Rheina Sukmawati April 27, 2026 09:11 PM

TRIBUNJABAR.ID - Berikut adalah contoh teks pidato tuan rumah untuk acara walimatussafar haji tahun 2026.

Sebentar lagi, penanggalan Hijriah akan segera memasuki musim Haji 2026 atau 1447 H. 

Haji sendiri merupakan rukun Islam kelima yang ditunaikan dengan melakukan serangkaian ibadah di Baitullah (Ka'bah) di Makkah atau Tanah Suci.

Ibadah ini dilakukan untuk menjalankan serangkaian amalan demi mengharap rida Allah SWT pada bulan Dzulhijjah, tepatnya mulai tanggal 8 sampai 13 Dzulhijjah.

Berdasarkan data dari Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kemenhaj) dan Umroh Jawa Barat, terdapat 29.643 calon jemaah haji asal Jawa Barat yang direncanakan berangkat ke Tanah Suci mulai pertengahan April 2026.

Sudah menjadi tradisi di Indonesia, para calon jemaah haji biasanya mengadakan acara walimatussafar di kediaman masing-masing sebelum berangkat ke asrama haji. 

Walimatussafar merupakan momen syukuran atau perjamuan yang diselenggarakan oleh calon jemaah haji untuk berpamitan sekaligus meminta doa restu kepada keluarga hingga tetangga maupun kerabat.

Dalam rangkaian acara walimatussafar tersebut, salah satu agenda pentingnya adalah penyampaian sambutan atau pidato dari pihak tuan rumah atau calon jemaah itu sendiri.

Baca juga: Kisah Inspiratif Penjual Es Serut di Majalengka, Nabung 12 Tahun Kini Siap Naik Haji

Berikut adalah contoh teks pidato tuan rumah walimatussafar haji 2026 lengkap dengan mukadimah bahasa Arab:

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Alhamdulillaahi robbil 'aalamiin, wabihi nasta'inu 'alaa umuriddunya waddiin. Wassholatu wassalamu 'alaa asyrofil mursaliin, wa 'alaa aalihi wa sohbihi ajma'iin. Amma ba'du.

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT. Atas izin dan panggilan-Nya, insya Allah pada tahun 2026 ini, kami sekeluarga diberikan kesempatan untuk menunaikan rukun Islam yang kelima, yakni ibadah haji ke Tanah Suci Makkah dan Madinah.

Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada uswatun hasanah kita, Nabi Muhammad SAW, yang telah membawa cahaya iman hingga sampai kepada kita hari ini.

Hadirin sekalian yang saya muliakan,

Tujuan kami mengundang Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian ke kediaman kami hari ini bukanlah untuk pamer atau berbangga diri. Melalui acara Walimatussafar ini, kami memiliki tiga niat utama:

Pertama, kami ingin mempererat tali persaudaraan sebelum kami berangkat menjalankan ibadah yang cukup memakan waktu dan jarak ini.

Yang berikutnya, selaku manusia biasa, kami sadar betul dalam pergaulan sehari-hari pasti ada lisan yang tajam, sikap yang kurang berkenan, atau janji yang belum tertunaikan. Dari lubuk hati yang paling dalam, kami memohon maaf lahir dan batin kepada Bapak/Ibu sekalian. Kami ingin berangkat dengan hati yang bersih dan tenang.

Berikutnya yang tidak kalah penting, kami memohon doa restu agar perjalanan kami diberikan kelancaran, kesehatan, dan keselamatan. Semoga kami diberikan kekuatan untuk menjalankan seluruh rukun dan wajib haji dengan sempurna, serta kembali ke Tanah Air sebagai Haji yang Mabrur.

"Labbaik Allahumma Labbaik. Labbaika la syarika laka labbaik."

Panggilan ini adalah pengingat bahwa kami hanyalah tamu Allah yang penuh dengan kekurangan. Kami pun mendoakan agar Bapak, Ibu, dan hadirin yang hadir di sini segera mendapatkan giliran untuk dipanggil menjadi tamu-Nya ke Baitullah. Amin Ya Rabbal Alamin.

Hadirin yang saya hormati,

Sebagai penutup, sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas kehadiran dan doa-doanya. Mohon maaf jika dalam jamuan dan penyambutan hari ini terdapat hal-hal yang kurang berkenan.

Semoga Allah SWT membalas kebaikan Bapak dan Ibu berlipat ganda.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Baca juga: Lepas Ratusan Calon Jemaah Haji, Bupati Kuningan Singgung Faktor Cuaca dan Kesehatan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.