TRAGEDI Pohon Kapuk Tumbang Timpa Pemuda NTT Sampai Tewas di Ungasan, Kondisinya Mengenaskan!
Anak Agung Seri Kusniarti April 27, 2026 10:03 PM

TRIBUN-BALI.COM - Seorang pemuda asal Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), berinisial DEB (22), meninggal dunia setelah tertimpa pohon kapuk yang tumbang di Jalan Toyaning II, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Senin (27/4)

Kejadian maut ini pertama kali diketahui sekitar pukul 07.40 Wita berdasarkan informasi dari masyarakat yang melihat korban sudah tergeletak di tengah jalan.

Bhabinkamtibmas Desa Ungasan, Aiptu I Ketut Nuada, langsung menuju lokasi setelah menerima laporan warga. 

"Di tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan pengendara sepeda motor sudah dalam posisi tergeletak dan tepat di sampingnya terdapat batang pohon kapuk yang menimpa korban," ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya. 

Baca juga: KERIS Kuno Dipamerkan Saat Hari Puputan Klungkung, Jumlahnya Ratusan dari Berbagai Sumber

Baca juga: RAIB Kotak Emas & 2 Celengan Senilai Rp253 Juta Kagetkan Ayu, Digondol Pekerja Serabutan di Bangli!

Saat ditemukan, korban yang mengenakan jaket parasut berwarna hitam dengan garis putih tersebut berada dalam kondisi mengenaskan dengan luka serius pada bagian kepala yang mengeluarkan banyak darah. 

Korban yang berstatus pelajar atau mahasiswa itu diketahui tengah mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna hitam dengan nomor polisi DK 4336 FDW.

Iptu Gede Adi menambahkan bahwa proses evakuasi dilakukan oleh petugas bersama warga setempat. Korban dievakuasi menggunakan unit ambulans milik relawan Banser yang tiba di lokasi sesaat setelah kejadian. 

"Korban dievakuasi oleh ambulans relawan Banser untuk dibawa menuju Rumah Sakit Bali Jimbaran dengan didampingi langsung oleh pihak keluarga korban," beber Kasi Humas.

Berdasarkan data kepolisian, korban merupakan warga asal Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, NTT. Terkait tindak lanjut penanganan jenazah, Iptu Adi menjelaskan bahwa pihak keluarga telah merencanakan prosesi pemulangan pengendara malang tersebut ke kampung halamannya.

"Terkait kejadian tersebut, rencana awal jenazah akan dititipkan terlebih dahulu ke rumah duka dan selanjutnya akan dibawa pulang kembali ke kampung halamannya di NTT oleh pihak keluarga," pungkasnya. (ian) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.