Karyawan Subcon di Kawasan PT ASL Tewas Dilindas Forklift, Polisi Periksa 4 Saksi Termasuk Supir
Eko Setiawan April 27, 2026 10:07 PM

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja subkontraktor berinisial DLT di kawasan PT ASL Shipyard, Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam.

Korban meninggal dunia usai diduga tertabrak forklift dari arah belakang saat berjalan kaki di area kerja, Sabtu (25/4/2026)

Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizki Subagyo mengatakan pihaknya telah meminta sejumlah saksi terkait kejsdian dugaan lakakerja tersebut.

"Untuk saksi yang sudah kita periksa berjumlah empat orang," ujar AKP Bayu, Senin (27/4/2026).

Ia melanjutkan empat saksi itu berasal dari pelapor, pihak subkon korban PT Sinar Cendana, pihak subkon operator forklift yakni PT LA, dan gatekeeper.

Selain memeriksa saksi, polisi juga telah mengambil keterangan operator forklift berinisial DI yang menabrak korban DLT.

Namun hingga kini, status hukum operator belum ditetapkan.

Polisi masih mengumpulkan alat bukti untuk menentukan ada tidaknya unsur pidana dalam kasus tersebut.

"Kemarin kita ambil keterangan dia (DI) usai kejadian itu. Karena alat bukti kita masih belum lengkap untuk menaikkan status dia, sekarang kita wajibkan dia wajib lapor," tambahnya.

Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian.

Termasuk memeriksa pihak Health, Safety, and Environment (HSE) atau bagian keselamatan kerja perusahaan.

"Untuk dari safety, HSE kita belum periksa. Mungkin ke depannya kita mau periksa terkait safety dari pihak ASL," tuturnya.

Berdasarkan informasi yang dihumpun kejadian tragis itu terjadi sekira pukul 14.00 WIB.

Korban DLT meninggal dunia usai ditabrak forklift dari belakang saat berjalan kaki di area kerja.

Saat itu forklift diketahui membawa muatan tabung oksigen.

Luka yang dialami korban cukup parah, utamanya bagian tubuh bawah dan kaki.

Kasus tersebut kini masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian. 

Baca juga: Kawasan PT ASL Kembali Makan Korban, Pekerja Subcon Tewas Ditabrak Mesin Forklift

Bawa Tabung Oksigen

Kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan galangan kapal PT ASL Shipyard, Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam.

Seorang pekerja subkontraktor PT berinisial DLT meninggal dunia usai ditabrak forklift bermuatan tabung oksigen saat bekerja sekira pukul 14:00 WIB, pada Sabtu (25/4/2026).

Korban diketahui merupakan pekerja dari perusahaan subkontraktor PT SC atau Sinar Cendana.

Sementara operator forklift berasal dari subkontraktor lain, yakni PT LA.

Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizki Subagyo mengatakan, kejadian bermula saat operator forklift berinisial DI melaju sambil membawa muatan tabung oksigen.

Di saat bersamaan, korban berjalan kaki membelakangi arah laju forklift.

"Jadi operator forklift ini membawa tabung oksigen. Sedangkan korban berjalan kaki membelakangi arah forklift. Mereka searah, korban di depan berjalan kaki, forklift di belakang," ujar AKP Bayu, Senin (27/4/2026).

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun kepolisian, operator forklift diduga tidak melihat korban hingga akhirnya menabrak dari belakang.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka berat di bagian kaki.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Embung Fatimah.

Namun, nyawanya tidak tertolong saat dalam perjalanan.

"Untuk pengemudi forklift dan korban ini dua-duanya pekerja subkon, yang menabrak subkon lain, yang ditabrak subkon lain," katanya.

Jenazah korban telah dipulangkan ke kampung halamannya di Medan pada Minggu (26/4/2026).

"Dari pihak keluarga menolak untuk dilaksanakan autopsi. Hari Minggu kemarin sudah dipulangkan," tutup Bayu.

Hingga saat ini kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan kerja.

Polisi juga masih menyelidiki apakah terdapat unsur kelalaian dalam insiden tersebut. 

(Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.