TRIBUNNEWS.COM - Hasil Super League pekan 30 antara Persija vs Persis Solo berakhir dengan skor 4-0 untuk kemenangan tim Macan Kemayoran, Senin (27/4/2026) malam.
Berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Persija sempat kesulitan menembus pertahanan Persis Solo yang menyebabkan laga imbang selama 45 menit pertama.
Upaya Persija baru berhasil di babak kedua dengan menghasilkan tiga gol dari tendangan Allano (52'), Jean Mota (63'), sundulan Paulo Ricardo (79'), dan sontekan Gustavo Almeida (90').
Laga yang dipantau langsung oleh pelatih Timnas Indonesia, John Herdman itu diwarnai dengan penampilan kiper Persis Solo, M Riyandi yang begitu gemilang meskipun kebobolan tiga gol.
Persis Solo bisa kalah lebih besar jika sejumlah penyelamatan gagal dilakukan Riyandi dalam laga ini.
Hasil ini membuat Persija mengoleksi 62 poin dari 30 pertandingan Super League dan bertahan di peringkat 3 klasemen. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu selisih empat poin dengan Persib dan Borneo FC dalam persaingan gelar juara.
Sementara Persis Solo rawan tergusur ke zona degradasi. Jika Madura United berhasil mengalahkan Semen Padang pada Rabu (29/4) mendatang, tim berjuluk Laskar Sambarnyawa itu akan turun ke peringkat 16 klasemen.
Dalam 10 menit awal babak pertama, Persija begitu mendominasi permainan atas Persis Solo.
Agresifnya serangan tim asuhan Mauricio Souza membuat M Riyandi jatuh bangun di bawah mistar gawang Persis Solo.
Maxwell, Allano, hingga Van Basty coba mengkreasikan peluang di sepertiga akhir lapangan, namun belum ada yang dapat dikonversikan menjadi gol.
Setelah itu, Persis baru berani bermain di luar area pertahanan.
Anak asuh Milomir Seslija mengawali serangan dari sisi kanan, namun dapat diblok pemain Persija.
Bola tembakan Dejan Tumbas mengarah tepat ke pojok kiri gawang Persija, tetapi dapat ditepis Andritany dan menghasilkan tembakan penjuru untuk Persis.
Persija kembali memegang kendali permainan setelah serangkaian serangan Persis Solo.
Tapi masalahnya, para pemain Persija masih kesulitan menembus pertahanan Persis Solo yang begitu rapat.
Upaya Van Basty dan kolega dari berbagai sisi lapangan permainan dicoba, tetapi belum juga berhasil masuk ke area penalti.
Pada menit ke-29, jala Persis Solo bergetar karena gol Fabio Calonego.
Berawal dari umpan terobosan Van Basty kepada Tubarao yang merangsak masuk ke kotak penalti Persis di sisi kanan.
Tubarao kemudian memberikan umpan tarik ke tengah kotak penalti yang kemudian disontek oleh Fabio Calonego.
Tapi sayang, gol tersebut dianulir wasit, Candra karena offside. Posisi Tubarao berada di depan pemain terakhir Persis Solo saat menerima umpan Van Basty.
Pada menit ke-36, Riyandi melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola sundulan Allano setelah menerima umpan Dony Tri.
Persija masih mengurung pertahanan Persis Solo untuk menciptakan gol pertama dalam laga ini.
Tiga menit giliran Rayhan Hannan yang mencoba peruntungan di kotak penalti setelah menerima umpan pendek rekannya.
Namun karena menembak terlalu lemah, bola mendatar tendangan Rayhan dapat ditangkap Riyandi dengan mudah.
Di masa injury time, Dejan Tumbas lagi-lagi menebar ancaman lewat tendangan dari luar kotak penalti.
Tapi bola tembakannya masih melebar di sisi kiri gawang Andritany.
Hingga jeda turun minum, tidak ada gol yang tercipta dari kedua tim. Laga berkesudahan dengan skor 0-0.
Di awal babak kedua, Riyandi melakukan penyelamatan berharga untuk timnya.
Tembakan voli yang keras dari Rayhan Hannan di sisi tengah kotak penalti Persis dapat dia tepis dengan baik.
Upaya Persija membuka keunggulan lebih dulu membuahkan hasil pada menit ke-52.
Tendangan keras Allano mengarah tepat ke gawang Persis Solo gagal diantisipasi oleh Riyandi.
Riyandi sempat menepis bola, namun tidak sempurna yang membuat bola masuk ke gawangnya.
Skor 1-0 untuk Persija.
Unggul satu gol, Mauricio Souza melakukan pergantian pemain pada menit ke-60. Eksel dan Maxwell keluar digantikan dengan Jean Mota serta Gustavo Almeida.
Perubahan tersebut membuahkan hasil yang begitu cepat.
Hanya selang tiga menit, Jean Mota mencatatkan namanya di papan skor pertandingan.
Berawal dari umpan terobosan Hannan kepada Dony Tri yang overlap ke kotak pertahanan Persis, ia kemudian melepaskan umpan cutback dan disontek Jean Mota yang berdiri bebas tanpa kawalan pemain Persis.
Skor 0-2 untuk keunggulan Persija atas Persis.
Pada menit ke-79, Riyandi menunjukkan kelasnya.
Untuk ketiga kalinya dalam laga ini ia menggagalkan peluang Rayhan Hannan mencetak gol.
Tembakan keras dan terukur Hannan dari luar kotak penalti berhasil ditepis Riyandi dan menghasilkan tembakan penjuru untuk Persija.
Peluang tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh tim Macan Kemayoran.
Bola umpan Jean Mateta disundul sempurna oleh bek Persija, Paulo Ricardo. Bola sundulannya mengarah ke pojok kiri gawang Persis yang sulit dijangkau Riyandi.
Persija unggul 3-0 atas Persis Solo.
Di masa injury time, Persija memastikan kemenangan 4-0 berkat gol Gustavo Almeida.
Berawal dari umpan silang Jean Mota ke kotak penalti, bola gagal di-clearence oleh Kadek Raditya dan mengenai Gustavo untuk merubah laju bola ke gawang Riyandi.
Belum sampai di situ, Persija sejatinya bisa menambah satu gol lagi jika Riyandi gagal menepis tembakan Alaaeddine.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Persija sukses mempertahankan keunggulan 4-0 atas Persis Solo.
Persija
Andritany Ardhiyasa, Bruno Tubarao, Dony Tri Pamungkas, Paulo Ricardo, Rizky Ridho, Fabio Calonego, Rayhan Hannan, Van Basty, Allano, Eksel Runtukahu, Maxwell Souza
Pelatih: Mauricio Souza
Persis Solo
M Riyandi, Alfriyanto Nico, Althaf Indie, Dusan Mijic, Luka Dumancic, Andrei Alba, Dejan Tumbas, Dimitri Souza, Miroslav Maricic, Sutanto Tan, Bruno Conceicao.
Pelatih: Milomir Seslija
(Tribunnews.com/Sina)