TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Wilayah kabupaten Sleman, yang berbatasan langsung dengan Kota Yogyakarta dan Gunung Merapi kian diminati inevestor, bukan hanya pengusaha lokal, tetapi juga memikat dari pengusaha mancanegara.
Terbukti, capaian investasi pada Triwulan I (Januari-Maret) 2026 di Sleman telah menembus Rp1,15 triliun.
Negara seperti Inggris hingga Singapura tercatat turut menanamkan modal besar di Bumi Sembada.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sleman Triana Wahyuningsih mengatakan, pada Triwulan I Tahun 2026, capaian realisasi investasi di Kabupaten Sleman tercatat sebesar Rp1,15 triliun.
Angka ini mencerminkan pertumbuhan year-on-year (yoy) sebesar 16,60 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berada di angka Rp987,19 miliar.
"Secara quarter-on-quarter, pertumbuhannya bahkan mencapai 93,29 persen jika dibandingkan dengan Triwulan IV Tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp595,53 miliar," ujar Triana, Senin (27/4/2026).
Dijelaskan, capaian Rp1,15 triliun tersebut terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp512 miliar dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) senilai Rp639 miliar.
Sektor industri lainnya, transportasi, pergudangan dan telekomunikasi, serta perhotelan dan restoran masih menjadi kontributor utama sektor terbesar penyumbang realisasi investasi di Sleman.
Adapun untuk kategori PMA, lima negara dengan sumbangan investasi terbesar di Bumi Sembada meliputi Kepulauan Virgin, Inggris, Singapura, Belanda, Australia dan Siprus. Triana menjelaskan, pihaknya terus berupaya menjaga iklim investasi tetap kondusif melalui berbagai kebijakan adaptif.
Beberapa strategi yang dijalankan antara lain penyederhanaan SOP perizinan, pemberian fasilitas insentif, serta percepatan integrasi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Selain itu, Pemkab Sleman fokus meningkatkan indeks daya saing daerah melalui penyediaan infrastruktur dan kualitas SDM.
"Kami juga mengkaji potensi investasi yang siap jual atau Investment Project Ready to Offer (IPRO) untuk menarik investor," ujar Triana. Ia berharap realisasi investasi berikutnya dapat terus tumbuh dan memberikan dampak signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.(*)