Detik-detik KA Argo Bromo Hantam KRL di Bekasi Timur, Evakuasi Korban Dramatis
Dhita Mutiasari April 28, 2026 01:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID -  Tangis dan kepanikan menyelimuti malam di Stasiun Bekasi Timur. Sejumlah penumpang berlarian keluar dari gerbong, sebagian lainnya terjebak di antara besi yang ringsek.

 Di tengah suara sirene ambulans dan teriakan minta tolong, petugas berjibaku menyelamatkan korban satu per satu dari dalam kereta yang hancur.

Kecelakaan tragis itu terjadi ketika Kereta Api (KA) jarak jauh Argo Bromo Anggrek menabrak rangkaian KAI Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin Senin 27 April 2026 malam ini.

Tabrakan terjadi sekitar pukul 20.52 WIB di KM 28+920. Saat itu, KRL jurusan Cikarang tengah berhenti di stasiun. Namun dari arah belakang, KA Argo Bromo Anggrek melaju dan langsung menghantam rangkaian KRL hingga bagian gerbong, terutama gerbong khusus perempuan, mengalami kerusakan parah.

Sejumlah penumpang KRL dievakuasi oleh petugas damkar dan rescue ke mobil ambulans.

Baca juga: Update Jumlah Korban Kecelakaan Maut KRL vs KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

Mobil ambulans sudah berada di sekitar tempat parkir Stasiun Bekasi Timur. Terlihat korban luka dibawa tandu oleh petugas.

Petugas kepolisian terlihat berjaga di lokasi untuk mengatur lalu lintas dan evakuasi penumpang.

Salah satu korban penumpang KRL perempuan terjepit kursi karena kereta api jarak jauh sampai masuk ke gerbong KRL wanita.

VP Corporate Secretary KAI Commuter (KCI), Karina Amanda mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan penanganan di lokasi.

"Saat ini kami masih melakukan penanganan kondisi di lokasi," ujar Karina saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin malam.

Karina menambahkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menerbitkan rilis terkait kejadian itu.

Belum diketahui penyebab terjadinya kecelakaan dua kereta tersebut.

2 Penumpang Meninggal Dunia

Dua orang meninggal dunia dalam kecelakaan kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin 27 April 2026 malam.

Manajer Humas Daop I Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, para korban telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat. 

"Tercatat di rumah sakit ada 2 korban meninggal dunia," kata Franoto dalam tayangan siaran langsung KOMPAS TV, Senin malam.

KAI menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut.

Saat ini KAI fokus mengevakuasi korban sambil melakukan investigasi.

"Kronologi nanti dr KNKT dan KAI akan menyelidiki bersama soal penyebabnya," kata Franoto.

Puluhan penumpang KRL masih terjebak di gerbong usai ditabrak kereta api jarak jauh.
Berdasarkan pemantauan Kompas.com di lokasi, Senin pukul 21.51 WIB, sejumlah penumpang KRL dievakuasi oleh petugas damkar dan rescue ke mobil ambulans.

Salah satu korban penumpang KRL terlihat terjepit kursi di gerbong KRL.

Mobil ambulans sudah berada di sekitar tempat parkir Stasiun Bekasi Timur untuk membawa korban ke rumah sakit terdekat.

Terlihat korban luka dibawa tandu oleh petugas.

Tabrakan terjadi antara KRL jurusan Cikarang dengan nomor PLB 5568A dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi sekitar pukul 20.52 WIB,

Titik kejadian berada di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920.

Evakuasi Penumpang Berlangsung Dramatis

Evakuasi penumpang yang terjebak di kereta rel listrik (KRL) Commuter Line yang ditabrak Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berlangsung dramatis. 

Evakuasi tersebut hingga menggunakan gerinda besar untuk memotong rangkaian KRL yang remuk usai dihantam KA Argo Bromo Anggrek pada Senin 27 April2026 malam di Stasiun Bekasi Timur. 

Pantauan situasi di lapangan usai kecelakaan 30 menit kemudian sejumlah petugas berwenang tiba untuk mengevakuasi gerbong khusus perempuan KRL yang remuk. 

Beberapa penumpang berhasil dikeluarkan dan ditandu keluar gerbong. 

Namun demikian beberapa penumpang masih terjebak di dalam gerbong lantaran terhimpit besi KRL. 

Sejumlah tim rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bekasi pun mencoba mengevakuasi korban menggunakan gerinda. 

Evakuasi pun berlangsung dramatis lantaran kereta penyok hingga menghimpit penumpang. 

Kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin 27 April 2026 malam itu bermula saat KRL dari arah Jakarta menuju Cikarang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur. 

Kereta itu berhenti lantaran terdapat Commuter Line dari arah Cikarang menuju Bekasi menabrak satu unit mobil taxi. 

Ketika berhenti, melintas dari arah belakang Kereta Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek langsung menghantam Commuter Line yang ditumpangi Munir. 

"Pokoknya ditabrak dari arah belakang, gerbong masinis kereta jarak jauh itu sampai nembus gerbong," kata penumpang Munir di lokasi, Senin 27 April 2026

Munir menjelaskan, akibat kejadian itu, gerbong perempuan Commuter Line hancur lebur. 

Sejumlah penumpang di dalam gerbong nampak kesulitan mengevakuasi diri karena akses tertutup bangku dan gerbong ysng hancur. 

"Banyak itu ada korban di dalam terjebak, kalau saya pas kejadian langsung ke luar gerbong," jelasnya. 

Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.