SURYA.CO.ID - Setiap Muslimah setelah masa haid (menstruasi) berakhir wajib melakukan mandi besar atau mandi wajib.
Tanpa melakukan mandi wajib dengan benar, ibadah seperti shalat, puasa, dan membaca Al-Qur'an tidak akan dianggap sah.
Lantas, bagaimana tata cara mandi wajib setelah haid yang sesuai dengan tuntunan syariat? Simak panduan lengkapnya di bawah ini.
1. Memastikan Masa Haid Telah Berhenti
Sebelum melakukan mandi wajib, pastikan darah haid benar-benar telah berhenti.
Tanda selesainya haid biasanya ditandai dengan keluarnya cairan putih jernih (qhassa al-bayda) atau kondisi kapas tetap bersih saat diusapkan ke area kewanitaan.
2. Bacaan Niat Mandi Wajib Setelah Haid
Segala amal ibadah dimulai dari niat. Niat mandi wajib boleh diucapkan di dalam hati maupun dilafalkan secara lisan.
Bacaan Niat Mandi Wajib Haid:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ مِنَ الْحَيْضِ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari minal haidi fardhan lillaahi ta'aala.
Artinya: "Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari haid, fardu karena Allah Ta'ala."
3. Rukun Mandi Wajib
Menurut ajaran Islam, ada dua rukun (hal pokok) yang harus terpenuhi agar mandi wajib sah:
Niat (dilakukan saat air pertama kali menyentuh tubuh).
Meratakan air ke seluruh tubuh, mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki, tanpa terkecuali termasuk area-area tersembunyi.
4. Tata Cara Mandi Wajib Sesuai Sunnah Rasulullah SAW
Untuk mendapatkan pahala yang sempurna, Anda disarankan mengikuti urutan mandi wajib sesuai sunnah Rasulullah SAW berikut ini:
Mencuci Tangan: Basuhlah kedua telapak tangan sebanyak tiga kali.
Membersihkan Bagian Intim: Bersihkan kemaluan dan area sekitarnya dari sisa darah atau kotoran menggunakan tangan kiri.
Mencuci Tangan Kembali: Bersihkan tangan kiri yang digunakan untuk membasuh kotoran tadi dengan sabun atau tanah.
Berwudhu: Lakukan wudhu secara sempurna seperti saat hendak menunaikan shalat.
Menyiram Kepala: Siramkan air ke atas kepala sebanyak tiga kali hingga air meresap ke pangkal rambut/kulit kepala.
Meratakan Air ke Seluruh Tubuh: Guyur seluruh tubuh, dimulai dari sisi kanan kemudian ke sisi kiri. Pastikan bagian yang sulit terjangkau seperti pusar, ketiak, sela-sela jari kaki, dan telinga juga terkena air.
Gunakan Sabun dan Sampo: Meskipun intinya adalah air, penggunaan sabun dan sampo sangat dianjurkan untuk memastikan kebersihan maksimal.
Agar mandi wajib Anda sah secara syariat, perhatikan poin-poin berikut: