Kata Wakil Ketua DPR RI Soal Tabrakan 2 Kereta di Bekasi, 3 Orang Tewas
Desy Selviany April 28, 2026 01:35 AM

Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI TIMUR - Tiga orang dikabarkan sementara meninggal dunia akibat kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin (27/4/2026) malam. 

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco mengatakan, tiga orang diketahui meninggal dunia usai dievakuasi.  

Terkini hingga pukul 00.05 sudah 29 penumpang dievakuasi. 

"Evakuasi tengah berlangsung dan untuk sementara saya mendapat informasi sudah dievakuasi sebanyak 29 orang pada saat ini, dan tiga meninggal dunia," kata Dasco di lokasi, Senin (27/4/2026). 

Dasco menjelaskan, saat ini proses evakuasi masih berlangsung. 

Tidak menutup kemungkinan masih akan bertambah korban. 

"Kalau melihat proses evakuasi yang sedang berlangsung, ada kemungkinan korban masih dapat terus bertambah, tapi kami doakan semoga proses evakuasi dapat segera selesai dengan cepat," jelasnya. 

Sebagai informasi, kecelakaan itu melibatkan Commuter Line dan Kereta Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek. 

Sejumlah penumpang nampak tidak sadarkan diri dan perlu dievakuasi petugas. 

Diduga, penumpang yang tidak sadarkan diri itu lantaran kesulitan bernafas imbas sempitnya ruang udara di gerbong. 

Sementara pantauan di lokasi sekira pukul 23.57 WIB, sejumlah petugas gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, Damkar, dan Satpol PP nampak bekerja sama melakukan evakuasi para penumpang yang masih terjebak di gerbong. 

Sejumlah penumpang di dalam gerbong nampak kesulitan mengevakuasi diri karena akses tertutup bangku dan gerbong yang hancur. 

Beberapa penumpang yang berhasil dievakuasi nampak digotong petugas menggunakan tandu untuk segera mendapatkan penanganan medis. 

Baca juga: Suasana Mencekam Ratusan Ambulan Antre di Stasiun Bekasi Timur Usai Tabrakan 2 Kereta

Para penumpang terlihat lemas dan tidak mampu berjalan, bahkan kesulitan bernafas. 

Sejumlah ambulans juga terlihat berada di kawasan Stasiun Bekasi Timur untuk membawa penumpang yang perlu mendapatkan perawatan medis intensif. 

Sebagai informasi, seorang penumpang Commuter Line, Munir, mengatakan, kejadian itu bermula saat kereta yang ia tumpangi dari arah Jakarta menuju Cikarang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur. 

Kereta itu berhenti lantaran terdapat  Commuter Line dari arah Cikarang menuju Bekasi menabrak satu unit mobil taxi. 

Ketika berhenti, melintas dari arah belakang Kereta Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek langsung menghantam Commuter Line yang ditumpangi Munir. 

"Pokoknya ditabrak dari arah belakang, gerbong masinis kereta jarak jauh itu sampai nembus gerbong," kata Munir di lokasi, Senin (27/4/2026). 

Munir menjelaskan, akibat kejadian itu, gerbong perempuan Commuter Line hancur lebur. 

"Banyak itu ada korban di dalam terjebak, kalau saya pas kejadian langsung ke luar gerbong," jelasnya. 

Diketahui, peristiwa itu terjadi sekira pukul 20.53 WIB. 

Saat ini, sekira pukul 22.09 WIB, proses evakuasi terhadap para korban tengah dilakukan. 

Evakuasi para penumpang nampak dilakukan di gerbong KRL. 

Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Damkar nampak berupaya melakukan evakuasi tersebut. 

Terlihat para penumpang nampak terjebak di gerbong kereta. (M37)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.