TRIBUNNEWS.COM, BEKASI — Komunitas pengguna vape menggelar aksi tes urine narkoba secara sukarela di kawasan Wargas, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026).
Kegiatan yang dikemas dalam agenda bertajuk Halalbihalal Vapers with Therion DNA Indonesia ini diikuti sedikitnya 50 konsumen vape dengan menggandeng Badan Narkotika Kabupaten (BNNK) Bekasi.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari edukasi sekaligus deteksi dini terhadap penyalahgunaan zat terlarang, mengingat peran penting lingkungan sosial dalam upaya pencegahan narkoba di tengah perhatian publik yang semakin tinggi.
Ketua pelaksana kegiatan, Enggar Dwi Pambudi, menegaskan bahwa inisiatif tersebut lahir dari kesadaran kolektif untuk saling menjaga.
“Kegiatan ini lahir dari kesadaran kami sebagai komunitas untuk saling menjaga. Upaya pencegahan harus dimulai dari diri sendiri. Dilakukan secara sukarela dalam lingkungan masing-masing sebagai bentuk tanggung jawab bersama,” ujar Enggar.
Senada dengan hal tersebut, Presiden Therion DNA Indonesia, Agung Heri Hartaji, menilai deteksi dini perlu dilakukan melalui pendekatan berbasis partisipasi.
“Kegiatan ini tidak dimaksudkan sebagai klaim atau pembuktian tertentu. Kami memandangnya sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran. Deteksi dini perlu dilakukan melalui pendekatan berbasis partisipasi komunitas,” tambah Agung.
Baca juga: Izin Whiterabit Dicabut, Bareskrim: Tak Ada Ruang Bagi Tempat Hiburan jadi Sarana Peredaran Narkoba
Apresiasi datang dari perwakilan BNNK Bekasi, Flavianus Aka, yang menilai inisiatif sukarela dari kelompok masyarakat merupakan komponen vital dalam menekan angka penyalahgunaan zat terlarang.
“Inisiatif yang datang dari komunitas secara sukarela merupakan bagian penting dalam pencegahan penyalahgunaan zat terlarang. Pendekatan berbasis kesadaran dan edukasi perlu terus didorong di berbagai lapisan masyarakat,” ujarnya.
Selain pelaksanaan tes urine, pertemuan ini juga diisi dengan sesi edukasi mendalam mengenai bahaya narkoba serta pentingnya menjaga gaya hidup sehat.
Melalui gerakan ini, komunitas berharap dapat mendukung terciptanya ekosistem sosial yang lebih bertanggung jawab sekaligus memperkuat peran aktif masyarakat dalam pencegahan penyalahgunaan zat terlarang melalui tindakan nyata yang transparan dan akuntabel.