KRL Dihantam KA Argo Bromo Anggrek: Gerbong Penumpang Wanita Hancur
Erik S April 28, 2026 01:38 AM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gerbong penumpang perempuan KRL tujuan Cikarang rusak sangat parah akibat ditabrak Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026) malam.

Petugas menggunakan peralatan khusus membuka akses menuju bagian dalam kereta untuk menjangkau penumpang yang masih terjebak dalam gerbong.

Penumpang yang berhasil dievakuasi diarahkan menuju peron-peron stasiun.

Mereka tampak duduk berkelompok sambil menunggu informasi lebih lanjut, sebagian terlihat masih syok akibat kejadian tersebut.

Sejumlah petugas medis juga terlihat memberikan penanganan awal ke penumpang yang mengalami luka-luka ringan hingga sedang.

Ambulans hilir mudik di sekitar lokasi untuk membawa korban ke rumah sakit terdekat.

Hingga saat ini, proses evakuasi masih terus berlangsung dan belum ada keterangan resmi terkait kronologi lengkap kejadian.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan, saat ini pihaknya melakukan evakuasi rangkaian kereta api (KA) jarak jauh dan kereta rel listrik (KRL) yang bertabrakan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi.

KAI juga menonaktifkan aliran listrik saluran atas pada lintas KRL Bekasi-Cibitung Timur.

"PT KAI bersama kepolisian melakukan proses evakuasi terhadap rangkaian kereta serta penanganan korban di lokasi kejadian," kata Franoto dalam keterangan tertulis, Senin malam.

"Sebagai langkah pengamanan, aliran listrik aliran atas (LAA) pada lintas Cibitung–Bekasi Timur dan emplasemen Bekasi Timur untuk sementara dinonaktifkan," lanjutnya.

Baca juga: Korban Tabrakan KA Argo Bromo Vs KRL Dievakuasi ke RSUD Bekasi

Tabrakan terjadi antara KRL jurusan Cikarang dengan nomor PLB 5568A dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi, Senin sekitar pukul 20.52 WIB.

Titik kejadian berada di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920.

Menurut Franoto, penyebab tabrakan dua kereta masih dalam ditelusuri.

"KAI menyampaikan permohonan maaf ke para pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," kata Franoto.

Riuh Bunyi Sirine

Riuh bunyi sirine dan sorot lampu merah ambulans yang berputar mewarnai suasana menegangkan di sekitar Stasiun Bekasi Timur.

Puluhan ambulans siaga di area stasiun sambil bergantian mengangkut korban kecelakaan hebat antara KRL Commuter Line dengan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek itu.

Pantauan TribunJakarta di lokasi, satu per satu korban diangkut ke dalam ambulans menggunakan brankar.

Petugas dari stasiun maupun aparat kepolisian hingga orang-orang yang berada di lokasi berjibaku mengatur lalu lintas dan jalur agar evakuasi korban dapat berjalan lancar.

Dari informasi yang dihimpun, KRL commuter yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur diseruduk dari belakang oleh Kereta Argo Bromo Anggrek.

Baca juga: Kecelakaan KA di Bekasi: Jalur Kereta Tak Bisa Dilalui Pasca-Argo Bromo Anggrek Hantam KRL

Gerbong belakang KRL commuter yang dikhususkan bagi penumpang wanita hancur.

Lokomotif kereta Argo Bromo Anggrek sampai menembus gerbong belakang KRL commuter.

Dari informasi yang diterima Tribunnews, empat kru kereta yang belum diketahui identitasnya meninggal dunia di lokasi.

Kecelakaan ini juga menyebabkan satu petugas Customer Service on Train (CSOT) turut menjadi korban dan tiga penumpang terjepit kereta.

"KA Argo Bromo Anggrek 4 rute Gambir - Surabaya Pasarturi head to head tumburan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur (BKST) sehingga sementara jalur kereta belum dapat dilalui," demikian pesan singkat yang diterima Tribunnews malam dari petugas di Stasiun Bekasi Timur.

 

dan

Riuh Bunyi Sirine, Puluhan Ambulans Angkut Korban Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.