Update Kecelakaan Kereta di Bekasi: 3 Meninggal, 29 Korban Luka Dievakuasi, Sebagian Masih Terjepit
Willem Jonata April 28, 2026 01:38 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Sejauh ini dilaporkan tiga orang meninggal dalam kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam. Sementara 29 orang lainnya mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan SAR masih terus berupaya melakukan evakuasi di tengah kondisi lapangan yang cukup sulit.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang meninjau langsung lokasi kejadian bersama Kapolda Metro Jaya dan Direktur Utama KAI, menyatakan keprihatinan mendalam atas musibah ini.

Ia menyebut proses evakuasi masih terus berjalan karena diduga masih ada korban yang terjepit di dalam gerbong.

"Pertama, kita turut prihatin dengan kejadian malam hari ini. Saya menyaksikan langsung proses evakuasi yang sedang berlangsung. Sejauh ini 29 orang sudah dievakuasi ke rumah sakit, sementara tiga orang dinyatakan meninggal dunia," ujar Sufmi Dasco di lokasi kejadian dikutip dari tayangan Kompas TV.

Ia juga menambahkan bahwa ada kemungkinan jumlah korban masih bisa bertambah mengingat sulitnya akses di titik evakuasi.

"Melihat proses yang berlangsung, ada kemungkinan korban bisa bertambah, tapi kita doakan semoga evakuasi dapat selesai dengan cepat," tambahnya.

Proses penyelamatan menghadapi kendala teknis yang cukup berat. Sejumlah penumpang dilaporkan dalam keadaan terjepit di antara material kereta, sementara ruang gerak tim evakuasi di dalam gerbong sangat sempit.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menyelamatkan nyawa korban yang masih terjebak.

Mengenai penyebab pasti kecelakaan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman.

"Untuk kronologi masih dalam penyidikan dan pendalaman. Yang utama sekarang adalah pertolongan dan penanganan kepada para korban. Tim Basarnas, TNI, dan Polri masih bekerja keras agar semua korban bisa segera dievakuasi," tegas Irjen Pol. Asep Edi.

Sebanyak 29 korban luka telah dikirim ke tiga rumah sakit berbeda untuk mendapatkan penanganan medis intensif, yakni RSUD Kota Bekasi, RS Bella, dan RS Primaya.

Di lokasi kejadian, pengamanan ketat terus dilakukan oleh aparat kepolisian untuk mensterilisasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna kelancaran proses evakuasi dan penyidikan lebih lanjut.

Terlihat pula sejumlah tokoh publik, termasuk Raffi Ahmad, yang hadir memantau jalannya penanganan darurat di lokasi musibah tersebut.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.