"Biarlah Abang Tak Kuliah Penting Adik Sekolah" Pesan Terakhir Aidil Adha Sebelum Tewas di Pontianak
Faiz Iqbal Maulid April 28, 2026 06:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Duka mendalam menyelimuti keluarga Aidil Adha (19), korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Budi Utomo, dekat gudang MJA, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Sabtu 25 April 2026 dini hari.

Aidil dikenal sebagai sosok periang, penurut, dan sangat peduli terhadap keluarga.

Kepergiannya meninggalkan luka mendalam, terutama bagi sang ibu, Sri Wahyuningsih (43).

Sri mengungkapkan, Aidil adalah anak pertama dari enam bersaudara sekaligus satu-satunya anak laki-laki.

Meski masih muda, ia memiliki tanggung jawab besar terhadap adik-adiknya.

“Dia sering bilang, biarlah abang tak kuliah, yang penting adik-adik bisa kuliah,” kata Sri di rumah duka, Gang Remin, Jalan Sungai Selamat Dalam, Siantan Hilir, Senin 27 April 2026.

Kabar meninggalnya Aidil membuat banyak sahabat datang melayat.

• Warga Keluhkan Minimnya Penerangan Jalan di Budi Utomo, Rawan Kecelakaan

Mereka mengenang Aidil sebagai sosok ramah, suka menolong, dan tak pernah berbuat macam-macam.

Di lingkungan keluarga, Aidil dikenal suka bercanda, mencairkan suasana, serta dekat dengan orang tua dan neneknya.

Beberapa bulan terakhir, Aidil bekerja di Kamboja.

Dari hasil kerjanya, ia rutin mengirim uang untuk membantu kebutuhan keluarga, bahkan sempat membelikan sepeda motor agar adik-adiknya mudah berangkat sekolah.

Aidil baru lima bulan merantau dan sempat pulang ke Pontianak beberapa hari sebelum kecelakaan.

Kepulangannya membawa banyak rencana, termasuk memperbaiki rumah keluarga, namun tak sempat terwujud.

“Dia bilang mau bantu bapaknya semen dapur, pasang seng. Tapi tak sempat apa-apa lagi,” kenang Sri dengan mata berkaca-kaca.

Sri menilai kepergian Aidil meninggalkan kenangan sebagai anak berbakti dan penuh kasih.

“Alhamdulillah semua orang bilang anak saya baik. Itu yang buat saya kuat,” tutupnya.

Kronologi

Kasat Lantas Polresta Pontianak, AKP Supriyanto mengatakan kecelakaan itu bermula saat korban mengendarai sepeda motor dari arah Jalan Khatulistiwa menuju Jalan 28 Oktober.

Saat tiba di lokasi kejadian yang merupakan jalan menikung, dari arah berlawanan datang sebuah truk yang diduga mengambil jalur kanan.

Akibatnya, bagian depan truk menabrak sepeda motor korban hingga korban terjatuh dan mengalami luka berat.

"Dari hasil penyelidikan sementara, truk tersebut diduga melaju di jalur kanan dan lampu depannya tidak menyala. Setelah kejadian, pengemudi truk langsung meninggalkan lokasi," jelas AKP Supriyanto saat dikonfirmasi pada Minggu 26 April 2026..

• Sosok Aidil Korban Kecelakaan di Pontianak, Rela Tak Kuliah Demi Adik hingga Bantu Keluarga

Petugas yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, ditemukan sejumlah serpihan kendaraan serta bekas goresan di badan jalan. 

Kondisi jalan saat itu dilaporkan dalam keadaan basah, gelap, serta memiliki kontur menikung dengan lebar sekitar 8 meter.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pengemudi truk yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

"Kami masih melakukan pencarian terhadap kendaraan dan pengemudi truk yang melarikan diri usai kejadian," pungkasnya.

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.