Dikira Ikan Besar, Pria ini Malah Tak Sengaja Pancing Buaya saat Lomba
Torik Aqua April 28, 2026 10:14 AM

 

TRIBUNJATIM.COM - Nasib pemancing di Cimahi dikira mendapatkan ikan besar, malah anak buaya yang nyangkut di kail.

Peristiwa ini terjadi di kolam pemancingan PMC, di Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi pada Selasa (21/4/2026).

Kisah ini kemudian viral di media sosial.

Menurut pemancing, kejadian ini sudah terjadi minggu lalu.

Namun videonya baru viral.

Baca juga: 2 Buaya Muncul di Sungai Tunjung Bangkalan, Warga Makin Resah Ibu dan Bocah Hilang Tinggalkan Tas

"Kejadiannya minggu lalu, cuma mungkin baru viral sekarang ya. Benar di pemancingan ini, kebetulan yang dapat (buaya) itu pemancing di lapak sebelah saya," kata Tino Afrianto alias Bolang, Senin (27/4/2026).

Bolang mengatakan, saat itu sedang ada perlombaan mancing di kolam PMC. Buaya berukuran sekitar 1 meter tersebut sebetulnya telah menyangkut di kail salah satu peserta lomba.

Namun, saat akan diangkat menggunakan jaring ikan, kail pada buaya lepas.

"Awalnya di lapak yang ujung, sudah kena, cuma pas mau ditangkap lepas lagi. Dari situ kita coba tangkap, ternyata dapat sama lapak di sebelah saya. Ukurannya sekitar 1 meter, masih anakan," jelasnya.

Buaya yang sempat dikail pemancing awalnya sempat dianggap sebagai ikan induk yang tengah diburu oleh peserta lomba.

Namun, kehebohan langsung pecah saat kepala buaya mencuat di permukaan air.

"Awalnya kita kira indukan ikan, tapi pas kepalanya nongol, kaget itu buaya. Ya akhirnya berhasil ditangkap sama si Bolang," kata Syaiful Hidayat, saksi yang juga ada di lokasi.

Berita lain terkait buaya

Nasib seorang nelayan hampir kehilangan nyawanya setelah diserang buaya pada Minggu (22/3/2026).

Peristiwa itu terjadi di  Sungai Mansapa, Nunukan Selatan, Nunukan, Kalimantan Utara.

Nelayan bernama Ismail (45) itu selamat meski mendapatkan luka serius di tangan kiri akibat digigit buaya.

Insiden terjadi sekitar pukul 10.00 WITA saat Ismail tengah mencuci tali rumput laut di sungai.

Baca juga: Derita Rohani Krisis Air Bersih Sampai Bertaruh Nyawa Lawan Buaya di Sungai, Sumur Keruh Kena Banjir

Tanpa disadari, seekor buaya mendekat dan langsung menyerang.

"Korban sempat diteriaki temannya, diminta cepat naik ke darat karena ada buaya," ujar Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan, yang menceritakan kejadian itu, Senin (23/3/2026).

Meski sudah berusaha menyelamatkan diri, serangan buaya tidak dapat dihindari sepenuhnya.

Menurut keterangan kepolisian, buaya sempat menggigit tangan kiri korban sebelum akhirnya melepaskan gigitan.

Aksi heroik rekan korban menjadi penentu keselamatan Ismail.

Temannya dengan sigap memukul moncong buaya menggunakan kayu hingga hewan tersebut melepaskan gigitannya.

Korban kemudian dievakuasi dengan kondisi luka cukup parah.

Dilarikan ke Rumah Sakit

Setelah berhasil diselamatkan, luka korban langsung dibalut seadanya menggunakan sarung sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Karena lukanya lumayan parah, korban dirujuk ke RSUD Nunukan," kata Sunarwan lagi.

Saat ini, Ismail masih menjalani perawatan intensif akibat luka gigitan yang dideritanya.

Kejadian ini memicu kembali kekhawatiran masyarakat terkait keberadaan buaya di wilayah Nunukan Selatan.

Serangan buaya disebut bukan pertama kali terjadi di kawasan tersebut.

Warga setempat bahkan meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi ancaman ini, mengingat sebagian besar penduduk bergantung pada aktivitas di perairan.

Sebelumnya, Ketua RT setempat, Habir, juga menyampaikan keresahan warga terhadap meningkatnya serangan buaya dalam beberapa tahun terakhir.

"Kalau membunuh binatang dilindungi bisa dipenjara.

Tapi kalau nyawa buaya dilindungi, masa nyawa manusia tidak.

Mana lebih penting," kata Habir kala itu.

Ia menambahkan bahwa dalam kurun waktu tertentu, serangan buaya bisa terjadi berulang kali dan menjadi ancaman serius bagi keselamatan warga.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.