Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Ribuan peserta dari 38 negara akan mengikuti ajang lari internasional Rinjani 100 yang akan diselenggarakan di Sembalun, Lombok Timur, pada 1–3 Mei 2026.
Menjelang pelaksanaan ajang lari ultra trail internasional Rinjani 100 ini, Founder FoneSport Hendra Wijaya melakukan audiensi dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal.
Pertemuan ini membahas kesiapan penyelenggaraan event, sekaligus potensi pengembangan kawasan Sembalun dan Gunung Rinjani sebagai pusat sport tourism nasional dan internasional.
Dalam pertemuan tersebut, Hendra Wijaya menyampaikan bahwa persiapan Rinjani 100 telah memasuki tahap akhir dan secara umum siap dilaksanakan.
Ia menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, relawan, serta seluruh pihak pendukung terus diperkuat guna memastikan event berjalan lancar, aman, dan sukses.
Tahun ini, Rinjani 100 akan diikuti oleh 2.275 peserta dari 38 negara, terdiri dari 1.375 pelari Indonesia dan 900 pelari internasional.
Jumlah ini menunjukkan bahwa Rinjani 100 terus berkembang sebagai salah satu event trail running unggulan Indonesia yang semakin dikenal di tingkat global.
Selain membahas kesiapan lomba, pertemuan juga menyoroti peluang besar kawasan Sembalun sebagai lokasi berbagai event olahraga, budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif sepanjang tahun.
Hendra menilai kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi magnet wisata olahraga.
“Rinjani bukan hanya cocok untuk trail running, tetapi memiliki potensi besar untuk berbagai event nasional dan internasional. Jika dikelola bersama, kawasan ini bisa menjadi magnet wisata olahraga Indonesia,” ujarnya.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyambut baik penyelenggaraan Rinjani 100 dan menilai event tersebut memberikan dampak positif bagi promosi daerah serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Kami mengapresiasi dan mendukung penuh penyelenggaraan Rinjani 100. Kami berharap event ini terus berkembang menjadi agenda berkualitas yang mampu menarik wisatawan dan membawa manfaat luas bagi masyarakat,” kata Iqbal.
Ia juga berharap kawasan Sembalun dapat terus dikembangkan sebagai destinasi unggulan sport tourism dengan kalender event yang berkelanjutan setiap tahun.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTB, Ahmad Nur Aulia, menilai Rinjani 100 sebagai contoh nyata kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta dalam membangun citra destinasi melalui event internasional.
“Rinjani 100 bukan hanya lomba lari, tetapi juga sarana promosi pariwisata NTB ke dunia internasional. Kami melihat dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat lokal, terutama di sektor homestay, transportasi, kuliner, dan ekonomi kreatif,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Hendra Wijaya juga mengundang Gubernur NTB untuk hadir dalam seremoni pembukaan Rinjani 100 sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan event internasional di daerah.
Melalui sinergi antara pemerintah, penyelenggara, dan masyarakat, Rinjani 100 diharapkan tidak hanya sukses sebagai ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi pintu pembuka bagi lahirnya lebih banyak event kelas dunia di kawasan Sembalun dan Gunung Rinjani.