...Kita harus bersyukur dengan kebijakan Presiden Prabowo yang tidak menaikkan harga BBM bersubsidi

Jakarta (ANTARA) - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi karena dinilai sangat berpihak pada kesejahteraan rakyat kecil, terutama di wilayah perdesaan.

Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, Yandri mengatakan bahwa konsistensi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga BBM bersubsidi merupakan langkah nyata dalam melindungi daya beli masyarakat di tingkat bawah.

"Kita harus bersyukur dengan kebijakan Presiden Prabowo yang tidak menaikkan harga BBM bersubsidi. Beliau membela rakyat kecil. Pihak yang paling merasakan dampaknya adalah rakyat kecil, termasuk yang ada di desa," kata dia saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan nota kesepahaman lintas sektor di Kantor Kemendes PDT itu.

Kebijakan ini dinilai menjadi energi positif bagi percepatan pembangunan desa. Dengan harga BBM yang stabil, menurut dia biaya logistik dan produksi pertanian di desa dapat terjaga, sehingga program pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan tetap berada di jalur yang tepat atau on the track.

"Kami sebagai pembantu Presiden siap Sami'na Wa Atho'na (kami mendengar dan kami taat). Kami mengajak seluruh warga desa untuk mendoakan Presiden agar selalu sehat dalam ikhtiarnya memimpin bangsa Indonesia," kata mantan Ketua Komisi VIII DPR tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan di sela kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama dengan berbagai mitra strategis, di antaranya Kementerian Transmigrasi, BRIN, PT PLN (Persero), ITB, UGM, hingga Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad.

Dalam acara tersebut, Mendes PDT didampingi oleh Wakil Menteri Desa PDT Ahmad Riza Patria. Turut hadir pula Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi dan Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo.