Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares memuji perjuangan pemainnya setelah meraih kemenangan telak 0-4 atas Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Selasa (28/4/2026) sore.
Pasalnya, ia menilai laga bertajuk Derby Jatim ini tidak mudah. Karena Arema FC datang dengan kepercayaan diri tinggi.
Arema FC sedang dalam performa positif, empat laga terakhir tidak pernah tersentuh kekalahan, tiga diantaranya catatkan clean sheet. Termasuk menahan imbang 0-0 pemuncak klasemen sementara, Persib di laga terakhir.
Namun, di laga ini Arema FC dibuat tidak berdaya. Diberondong empat gol yang dicetak oleh Francisco Rivera menit 49, 81, Jefferson Silva menit 75, dan gol Mikael Tata menit 86.
"Tidak mudah mencetak empat gol melawan Arema. Sudah terlalu lama mereka tidak kebobolan satu gol pun," kata Bernardo Tavares.
"Dan hari ini mereka kebobolan empat gol. Berarti tim saya telah bekerja keras. Sikap yang mereka tunjukkan hari ini, memberikan banyak solusi bagi para pemain yang menguasai bola, terutama di babak kedua, sangat bagus," tambahnya.
Baca juga: Meriah Nobar Arema FC vs Persebaya di Surabaya, Ribuan Bonek Rayakan Pesta Gol dengan Emosional
Meski menang besar, secara statistik permainan Persebaya justru kalah dari Arema FC.
Penguasaan bola Persebaya hanya 39 persen, hanya menciptakan 4 kreasi peluang, berbanding 10 kreasi peluang yang diciptakan Arema FC.
Namun Persebaya bermain efektif, dari total 9 tendangan yang dilepaskan, 7 diantaranya mengarah ke gawang Arema FC dan tercipta 4 gol.
"Para pemain hari ini melakukan pekerjaan yang baik. Jadi terima kasih kepada para pemain, terima kasih juga pada Bonek dan Bonita yang memberi dukungan dari Surabaya," terang Bernardo Tavares.
Baca juga: Nobar Arema FC vs Persebaya Berubah Hening: Aremania Datang dengan Harapan, Pulang dengan Kekecewaan
"Latihan terakhir yang kami lakukan di Surabaya, mereka datang untuk mendukung dan menunjukkan kepada para pemain apa artinya menang melawan Arema," pungkasnya.
Pemain Persebaya, Alfredo Tata menyampaikan kebahagiaan sama.
"Seperri yang pelatih katakan, babak pertama sangat panas. Tapi di babak kedua, cuacanya agak dingin. Dan kami berhasil mencetak gol melawan Arema," kata Alfredo Tata.
"Ini tidak mudah. Tapi ini semua hasil kerja keras. Pelatih, ofisial dan seluruh tim. Dan dukungan dari Bonek dan Bonita di Surabaya," tambahnya.
Kemenangan 0-4 dari Arema FC menegaskan dominasi Persebaya pertemuan tujuh tahun terakhir.
Dimana Arema FC terakhir kali menang dari Persebaya pada pertandingan 15 Agustu 2019.
12 pertandingan setelahnya termasuk laga hari ini tidak pernah menang. Sembilan laga kalah, sisanya berakhir imbang.
Kemenangan dari Arema FC mendongkrak peringkat Persebaya, naik ke posisi 4 dengan poin 48. Menggeser Bhayangkara FC (47 poin) dan Malut United (46 poin).
Kemenangan yang juga menjadi modal penting Persebaya menatap laga terdekat menjamu PSBS Biak 2 Mei 2026 mendatang di GBT