TRIBUNGORONTALO.COM – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo telah selesai dilaksanakan.
Salah satu sekolah yang melaksanakan TKA adalah SMP 2 Tilamuta, yang berlokasi di Desa Ayuhulalo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.
Kepala Bagian Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo, Daud Dukalang, menjelaskan mengenai waktu pelaksanaan TKA untuk SMP se-Kabupaten Boalemo.
Dalam keterangannya, rombongan belajar SMP yang diatur dalam kebijakan teknis berjumlah 32 siswa per gelombang, sedangkan rombongan SD hanya 28 siswa per gelombang. Perbedaannya hanya empat siswa.
Daud menegaskan bahwa pelaksanaan TKA tingkat SMP berjalan lancar.
"Ujian TKA dilaksanakan mulai dari tanggal 6 - 16 April dan dilakukan secara serentak se-Kabupaten Boalemo dengan berbasis online," ujar Daud saat ditemui TribunGorontalo.com di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pada Selasa (28/4/2026).
Baca juga: Bupati Rum Pagau Verifikasi 2 Lokasi Proyek Hilirisasi Peternakan Terpadu di Boalemo Gorontalo
Ia menambahkan, hanya ada satu kendala dalam pelaksanaan TKA bulan April ini, yaitu masalah teknis berupa gangguan jaringan.
Terkait persentase penilaian, Daud menyampaikan:
"Sekitar 80 persen jalur prestasi, 10 % jalur zonasi, 5 % jalur afirmasi, dan 5 % jalur mutasi," ujarnya.
Ia menilai sistem sudah mulai mengalami perbaikan sehingga diharapkan tidak terjadi pelanggaran dalam penerimaan siswa.
Dalam tanggapannya, Daud juga menyampaikan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam pembelajaran karena kurikulum sama, hanya ruangannya berbeda, sementara layanan tetap sama.
Jumlah SMP di Kabupaten Boalemo mencapai sekitar 57 sekolah.
Wakil Kepala Kesiswaan SMP 2 Tilamuta, Sirajudin Lumani, menjelaskan bahwa ujian TKA di sekolah tersebut telah selesai dilaksanakan.
"SMP 2 Tilamuta sudah melaksanakan ujian TKA dari tanggal 6 - 9 April 2026," ujarnya.
Ia menambahkan, hasil nilai TKA belum keluar karena masih menunggu kebijakan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo.
Seorang guru SMP 2 Tilamuta yang enggan disebutkan namanya mengeluhkan jumlah siswa yang masuk di sekolahnya sangat sedikit.
Saat ini, siswa kelas 7 yang masuk di SMP 2 Tilamuta hanya belasan orang.
Bahkan siswa kelas 9 yang akan lulus tahun ini hanya sekitar 23 orang.
Berdasarkan jalur zonasi, masyarakat di wilayah Piloliyanga dan Ayuhulalo yang terdiri dari beberapa sekolah dasar (SDN 14, SDN 03, SDN 15, SDN 08, dan MI) seharusnya melanjutkan ke SMP 2 Tilamuta.
Namun, banyak dari mereka memilih sekolah lain yang dianggap lebih longgar dalam aturan.
Hingga saat ini, SMP 2 Tilamuta masih menunggu kebijakan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo terkait waktu pendaftaran siswa baru. (*)