TRIBUNPRIANGAN.COM - Pembukaan Jalur ketiga Seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri 2026, menunggu jadwal pembukaan.
Seleksi yang dikenal denga sebutan Mandiri tersebut, dijadwalkan buka dalam waktu dekat, setelah Seleksi Berbasis Tes Nasional (SNBT) 2026 selesai.
Jalur ini menjadi second couche selelah para siswa kelas 12 tidak berkesempatan masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur SNPMB 2026.
Sesuai dengan namanya, jalur ini diselenggarakan oleh masing-masing PTN secara mandiri tanpa bantuan pemerintah.
Itu artinya, persyaratan dan mekanisme seleksi mandiri ini akan disesuaikan dengan ketentuan masing-masing perguruan tinggi.
Dalam jalur yang diselenggarakan oleh masing-masing PTN ketika SNBT selesai ini, beberapa PTN juga diperbolehkan untuk menggunakan tes khusus yang diadakan PTN, menggunakan nilai rapor, menggunakan nilai UTBK, atau prestasi baik akademik atau non-akademik sebagai poin tambahan.
Dalam jalur yang diselenggarakan oleh masing-masing PTN ketika SNBT selesai ini, beberapa PTN juga diperbolehkan untuk menggunakan tes khusus yang diadakan PTN, menggunakan nilai rapor, menggunakan nilai UTBK, atau prestasi baik akademik atau non-akademik sebagai poin tambahan.
Adapun nantinya calon mahasiswa yang lulus dalam jalur Mandiri akan dikenakan biaya kuliah berupa uang kuliah tunggal (UKT) yang besarannya sama dengan calon mahasiswa yang mendaftar di jalur SNBP maupun SNBT.
Sekedar info, hingga hari ini seleksi SNBT 2026 masih berlangsung, dan diperkirakan selesai pada awal Mei mendatang.
Untuk itu, penting bagi peserta memperbaharui kesiapan dan informasi agar bisa mempersiapkan diri, jika belum berkesmpatan pada tahap tersebut.
Sebab masih ada opsi Mandiri yang akan kembali dibuka berbagai PTN untuk bisa dicoba.
Lantas kapankah jalur ini dibuka tahun 2026?
Baca juga: Unpad Ingatkan Peserta UTBK SNBT 2026 Untuk Bawa Identitas dan Sarapan Sebelum Ujian
Bercermin dari seleksi-seleksi sebelumnya, umumnya pelaksanaan jalur Mandiri akan dilakukan setelah SNBT selesai. Adapun pengumuman hasil seleksi tersebut paling lambat diselenggarakan di akhir bulan Juli.
Hal ini menyesuaikan dengan Permendikbudristek No. 48 tahun 2022, di mana disebutkan bahwa jadwal seleksi mandiri PTN, dilaksanakan paling lambat pada akhir Juli tahun berjalan.
Pada skema baru jalur Mandiri ini, PTN diperbolehkan untuk memperpanjang gelombang jalur Mandiri hingga sekitar pertengahan bulan Agustus apabila kuota belum terpenuhi.
Diketahui, seleksi jalur mandiri dilakukan berdasarkan seleksi akademis dan tidak boleh mengaitkan dengan tujuan komersial.
Oleh karena itu, hingga kini belum ada informasi lebih lanjut terkait alur pendaftaran jalur Mandiri.
Terdapat dua tahap pada jalur ini, diantaranya adalah jalur Tes dan Rapor/Skor UTBK.
Bagi para peserta yang ingin mempersiapkan diri untuk mengikuti jalur ini, berikut beebrapa link PTN yang akan membuka jalur Mandiri dengan tahap Tes dan Rapor/Skor UTBK.
Baca juga: Link Pendaftaran Mandiri Tes dan Rapor/Skor UTBK Jadi Jalur Ke-3 Setelah SNBT
Jika dibuka secara nasional setelah Program SNPMB 2026, lantas dimana saja PTN di Priangan Timur yang juga akan membuka jalur ini?
Berdasarkan jadwal pembukaan pada tahun 2025, terdapat sedikitnya 2-3 PTN yang membuka jalur ini daerah Priangan.
Banyak peminat yang menggunakan jalur ini untuk masuk ke PTN favorit dengan beberapa ketentuan, dari masing-masing PTN.
PTN tersebut diantaranya UPI, UNPAD, dan UNSIL.
Meski hinga detik ini belum ada jadwal pasti, para peserta bisa mempersiapkan diri dengan mengetahui ketentuan, tata cara pendaftaran hingga tahapannya.
Untuk mempermudah, berikut link jalur Mandiri di PTN se-Priangan yang perlu diketahui.
- Universitas Padjadjaran: https://smup.unpad.ac.id
- Universitas Pendidikan Indonesia: https://pmb.upi.edu/seleksi
Universitas Siliwangi: https://unsil.ac.id/penerimaan-mahasiswa-baru/
Adapun, selain di Priangan jalur ini akan dibuka serentak seluruh tanah air. Puluhan PTN di berbagai daerah pun akan membuka kesempatan ini berdasarkan dua kriteria seleksi yakni:
-Universitas Indonesia: https://simak.ui.ac.id
- Universitas Gadjah Mada: https://admissions.ugm.ac.id
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember: https://www.its.ac.id/admission
- Universitas Airlangga: https://ppmb.unair.ac.id
- Universitas Diponegoro: https://pmb.undip.ac.id
- Universitas Negeri Yogyakarta: https://pmb.uny.ac.id
- Institut Teknologi Bandung (Seleksi Siswa Unggul ITB): https://admission.itb.ac.id/id/program/sarjana/seleksi-siswa-unggul-itb
- Universitas Indonesia (PPKB UI): https://simak.ui.ac.id/ppkb/
- Universitas Brawijaya (Jalur Nilai Rapor): https://selma.ub.ac.id/smub-nilai-rapor/
- Universitas Sebelas Maret (Jalur Skor UTBK): https://spmb.uns.ac.id/jalur-masuk/jenjang?jenjang=s1&jalur=sm
- Universitas Negeri Jakarta: https://penmaba.unj.ac.id/rapor/
Disamping itu, selain SNBP dan SNBT, Kemendikbud juga sudah mengeluarkan aturan terbaru tentang pelaksanaan Seleksi atau Ujian Mandiri di PTN.
Aturan ini dibuat supaya sistem penyelenggaraan seleksi mandiri dapat lebih adil dan transparan.
1. Sebelum Pelaksanaan Ujian Mandiri
Setiap PTN wajib mengumumkan pada khalayak luas minimal terkait 4 hal berikut ini:
Kuota mahasiswa yang disediakan di fakultas atau program studi.
Metode penilaian yang digunakan, apakah menggunakan tes secara mandiri, kerjasama tes melalui melalui konsorsium perguruan tinggi, nilai SNBT, atau metode lain jika diperlukan.
Metode penentuan dan besaran biaya kuliah yang wajib dibayar oleh mahasiswa yang lulus di jalur mandiri.
Jika terdapat pelanggaran terhadap peraturan seleksi, baik calon mahasiswa maupun masyarakat dapat melaporkannya melalui kanal whistleblowing system Inspektorat Jenderal Kementerian dengan disertai bukti.
2. Sesudah Pelaksanaan Jalur Mandiri
Setelah masa Ujian Mandiri berakhir, seluruh PTN wajib mengumumkan setidaknya 4 hal berikut ini:
Adapun selain jalur Mandiri, terdapat jalur alternatif lainnya yang bisa dijangkau para calon maba untuk masuk ke PTN favoritnya.
Untuk mempermudah informasi jalur sisa setelah SNBP dan SNBT 2026, berikut ini telah dirangkum.
1. Jalur Prestasi Akademik/ Nonakademik
Jalur ini biasanya mempertimbangkan sertifikat lomba tingkat nasional maupun internasional.
Seperti diantaranya, Juara Olimpiade Akademik Juara Lomba Akademik, Lomba Seni, Olimpiade Olahraga, hingga Prestasi keagamaan
Universitas yang membuka jalur prestasi diantaranya:
- Universitas Indonesia: https://simak.ui.ac.id/sjp-ta-2026-2027/
- Universitas Gadjah Mada (PBUB): https://admissions.ugm.ac.id/v26/pendaftaran-mahasiswa-baru-wni/sarjana-sarjana-terapan/ragam-seleksi-sarjana-sarjana-terapan-2025/penelusuran-bibit-unggul-berprestasi-pbub-2026/
- IPB University: https://admisi.ipb.ac.id/talenta-ipb/
- Universitas Padjadjaran: https://smup.unpad.ac.id/sarjana-s1-jalur-minat-dan-bakat-prestasi-non-akademik/
- Universitas Negeri Semarang: https://unnes.ac.id/admission/sm-prestasi-2025/
2. Jalur Osis
Selain prestasi, jalur yang satu ini juga kerap dijadikan opsi dari PTN tanah air untuk menerima calon mahasiswa baru.
Dimana jalur ini khusus tersedia untuk mereka yang pernah menjabat sebagai Ketua OSIS, dengan mengandalkan kemampuan kepemimpinan semasa sekolah.
Universitas yang membuka jalur Ketua OSIS:
- IPB University: https://admisi.ipb.ac.id/ketua-osis/
- Universitas Negeri Jakarta: https://penmaba.unj.ac.id/prestasi-nonlomba/
3. Jalur PTKIN
Selain PTN Negeri atau umum, peserta calon maba pun bisa mencoba peruntungan pada seleksi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang tersebar diseluruh daerah.
Biasanya akan melibatkan studi di UIN, IAIN, atau STAIN.
Beberapa kampus PTKIN yang buka tahun 2026 ini diantaranya:
- UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
- UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
- UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
- UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Link pendaftaran: https://ptkin.ac.id
(*)