Jemaah Haji Probolinggo Kecelakaan di Madinah, Bus Ringsek di Jabal Magnet
Cak Sur April 29, 2026 12:50 PM

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Sebuah video amatir yang memperlihatkan insiden kecelakaan bus rombongan jemaah haji asal Probolinggo, Jawa Timur (Jatim), beredar luas di media sosial pada Rabu (29/4/2026) ini. Insiden tersebut terjadi di jalur gurun menuju kawasan wisata religi Jabal Magnet, Madinah, Arab Saudi.

Dalam rekaman yang viral tersebut, tampak satu unit bus berukuran besar mengalami kerusakan parah pada bagian kaca depan yang hancur total.

Sejumlah jemaah yang mengenakan seragam batik khas haji Indonesia terlihat keluar dari bus dalam kondisi syok di tengah cuaca panas gurun.

Narasi dalam video menyebutkan: "Kecelakaan jemaah haji dari Probolinggo di Jabal Maghnit."

Kronologi Kecelakaan di Jalur Jabal Magnet

Berdasarkan informasi yang dihimpun SURYA.co.id, bus tersebut sedang mengangkut rombongan jemaah dalam agenda ziarah tambahan di sela-sela waktu tunggu rangkaian ibadah haji.

Kawasan Jabal Magnet (Gurun Magnet) memang menjadi salah satu destinasi populer bagi jemaah asal Indonesia, karena fenomena alam uniknya serta kedekatannya dengan lokasi percetakan Alquran terbesar di dunia.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Asadul Anam, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa armada yang terlibat kecelakaan tersebut membawa rombongan asal Probolinggo.

Meski demikian, pihak otoritas masih melakukan verifikasi lebih lanjut mengenai rincian asal jemaah, apakah berasal dari Kota Probolinggo atau Kabupaten Probolinggo.

"Benar, itu adalah rombongan jemaah haji dari Embarkasi Surabaya. Informasi sementara yang kami terima, kejadian tersebut terjadi saat mereka dalam perjalanan ziarah," ujar Asadul Anam, Rabu (29/4/2026).

PPIH Pastikan Seluruh Jemaah Selamat

Meskipun kondisi fisik bus terlihat mengalami benturan keras yang mengakibatkan kaca depan pecah, Asadul Anam membawa kabar melegakan bagi keluarga jemaah di tanah air. Ia menegaskan tidak ada korban jiwa maupun luka serius dalam insiden di jalur gurun tersebut.

  • Kondisi Fisik: Seluruh jemaah dilaporkan dalam keadaan sehat dan stabil.
  • Langkah Penanganan: Tim medis dan perlindungan jemaah di Madinah langsung dikerahkan ke lokasi untuk memberikan pendampingan psikologis.
  • Kelanjutan Ibadah: Jemaah telah dievakuasi menggunakan bus pengganti untuk kembali ke hotel mereka di Madinah.

"Tapi Alhamdulillah, kondisi semua jemaah selamat dan baik-baik saja. Tidak ada luka serius yang dilaporkan dari lapangan," tegas Anam.

Mengenal Jabal Magnet dan Risiko Perjalanan Ziarah

Jabal Magnet atau kawasan Manthiqa Baidha terletak sekitar 30 kilometer dari pusat kota Madinah. Jalur ini dikenal memiliki kontur jalan yang lurus namun menipu, karena adanya fenomena optik dan magnetik yang seringkali membuat pengemudi kurang waspada terhadap kecepatan kendaraan.

Perjalanan ziarah ke lokasi ini biasanya dikombinasikan dengan kunjungan ke Kompleks Percetakan Alquran Raja Fahd.

PPIH mengimbau agar seluruh koordinator rombongan dan perusahaan transportasi (naqaba) di Arab Saudi lebih memperketat pengecekan kelaikan armada, serta memastikan driver dalam kondisi fit, mengingat suhu ekstrem di Madinah yang dapat mempengaruhi performa mesin maupun konsentrasi manusia.

SURYA.CO.ID akan terus memperbarui informasi terkait identitas lengkap rombongan dan kronologi teknis penyebab kecelakaan ini dari otoritas terkait di Arab Saudi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.