Apresiasi Penerbangan Internasional, Edi Nasapta Sebut Momentum Kebangkitan Pariwisata Belitung
Ardhina Trisila Sakti April 29, 2026 02:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Edi Nasapta menyampaikan apresiasinya jelang penerbangan internasional perdana maskapai Scoot rute Singapura menuju Tanjungpandan.

Diketahui sebelumnya rencananya Scoot Airlines Singapura- Belitung, dijadwalkan akan beroperasi mulai 3 Mei 2026.

"Ucapan penghargaan secara khusus disampaikan kepada Bupati Belitung, Joni Alamsyah serta jajaran Pemerintah Kabupaten Belitung, termasuk Wakil Bupati Belitung, Syamsir  yang telah menunjukkan komitmen dan kerja nyata dalam menghadirkan kembali akses penerbangan internasional ke Belitung," ujar Edi Nasapta, Rabu (29/4/2026).

Edi mengatakan rute internasional menjadi momentum penting, Belitung kembali dilirik sebagai destinasi unggulan. 

"Kita berharap ini menjadi awal kebangkitan kembali sektor pariwisata, yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung ekonomi masyarakat," ucapnya. 

Sebagai warga Belitung, Edi menegaskan pariwisata Belitung memiliki potensi luar biasa, terutama dengan keindahan alam pesisirnya yang telah dikenal luas. 

Namun pihaknya mengingatkan, perlunya penguatan sektor pariwisata tidak dapat berdiri sendiri.

"Belitung memiliki karakter ekonomi yang unik, sejarah telah membuktikan bahwa masyarakat Belitung mampu bertahan dan berkembang melalui berbagai sektor, mulai dari pertambangan timah, perkebunan kelapa sawit, lada, hingga perikanan. Pariwisata hadir sebagai sektor baru yang menjanjikan, namun tidak boleh mengesampingkan sektor-sektor lainnya. Semua harus berjalan seimbang dan saling mendukung," tegasnya.

Lebih lanjut, pihaknya menyoroti pentingnya kesinambungan dalam pengembangan pariwisata ke depan. 

Kehadiran maskapai diungkapkannya, tidak cukup tanpa diikuti langkah strategis yang terintegrasi.

"Penerbangan internasional ini harus kita sambut, dengan kesiapan yang matang. Promosi pariwisata perlu terus digencarkan secara efektif, termasuk menghidupkan kembali peran pelaku travel dan industri pendukung lainnya. Namun demikian, promosi tidak harus selalu dengan anggaran besar, melainkan dengan strategi yang tepat sasaran dan kolaboratif," jelasnya.

Edi juga menekankan pembangunan pariwisata, harus dilakukan secara beriringan dengan pembenahan sektor lain.

Hal ini pum guna menciptakan ekosistem ekonomi yang kuat dan berkelanjutan di Belitung, termasuk sektor pertanian, perikanan, perkebunan, kehutanan, hingga pertambangan.

"Harapan kita bersama, pariwisata ke depan benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. Namun tetap ditopang oleh sektor-sektor lain yang selama ini, telah menjadi fondasi kehidupan masyarakat Belitung," ungkapnya. 

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.