TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Pabrik Gula (PG) Ngadiredjo mulai mematangkan persiapan menjelang musim giling 2026 dengan memastikan kesiapan fasilitas dan pasokan bahan baku tebu. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran operasional sekaligus mengoptimalkan capaian produksi tahun ini.
General Manager PG Ngadiredjo, Wayan Mei Purwono, menyampaikan bahwa kesiapan emplasemen menjadi salah satu kunci utama dalam mendukung kelancaran proses giling. Area tersebut disiapkan untuk menampung dan mengatur distribusi tebu dari para petani.
“Alhamdulillah, kami berharap pasokan bahan baku tebu bisa berjalan lancar sehingga seluruh proses giling nantinya tidak mengalami kendala berarti," kata Wayan, Rabu (29/4/2026).
Ia menjelaskan, PG Ngadiredjo memiliki kapasitas giling mencapai 6.300 ton cane per day (TCD). Dengan kapasitas tersebut, emplasemen mampu menampung lebih dari 1.000 unit truk pengangkut tebu selama musim giling berlangsung
Baca juga: Adu Banteng dengan Truk, Bus Harapan Jaya Ringsek di Jalan Ngujang - Tulungagung
Baca juga: Tim Trafic Accident Analyst Polda Jatim akan Lakukan Olah Kejadian KA Dhoho vs Truk Pasir di Blitar
Menurut Wayan, kesiapan infrastruktur ini diharapkan mampu mengantisipasi lonjakan pasokan tebu dari petani, sehingga tidak terjadi penumpukan yang dapat mengganggu kualitas bahan baku.
"Kami optimistis dengan dukungan semua pihak, target produksi yang telah ditetapkan bisa tercapai sesuai rencana," tambahnya.
Selain kesiapan dari sisi pabrik, dukungan petani tebu juga menjadi faktor penting dalam menyukseskan musim giling tahun ini. Hal tersebut disampaikan Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTR) PG Ngadiredjo, Mujianto.
Ia menegaskan bahwa para petani siap memasok tebu berkualitas sesuai standar Manis, Bersih, dan Segar (MBS) untuk mendukung hasil produksi yang optimal.
"Petani tebu PG Ngadiredjo sepakat dan kompak siap mendukung serta mensukseskan giling tahun ini dengan mengirim bahan baku terbaik," kata Mujianto.
Mujianto juga menilai sinergi antara petani dan pihak pabrik selama ini berjalan cukup baik. Hal tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi musim giling 2026.
Dengan kesiapan dari sisi fasilitas dan komitmen petani, PG Ngadiredjo berharap proses giling tahun ini dapat berjalan lancar, produktif, dan mampu memberikan kontribusi maksimal bagi industri gula nasional.
(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)