Daftar Aturan Baru Piala Dunia 2026: FIFA Batasi Buang Waktu dan Perkuat VAR
Heriani AM April 29, 2026 05:11 PM

 

TRIBUNKALTIM.CO - Inilah aturan baru FIFA untuk ajang Piala Dunia 2026.

Piala Dunia 2026 akan menghadirkan sejumlah perubahan penting dalam regulasi pertandingan yang bertujuan meningkatkan efektivitas waktu bermain. 

Turnamen yang digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini menjadi edisi pertama dengan 48 peserta.

Perubahan aturan tersebut disepakati oleh FIFA bersama IFAB dalam rapat tahunan yang membahas masa depan permainan sepak bola, termasuk upaya mengurangi praktik membuang waktu di lapangan.

Sejumlah aturan baru difokuskan pada pembatasan waktu dalam situasi bola mati, seperti tendangan gawang dan lemparan ke dalam yang kini dibatasi hitungan detik.

Baca juga: Utusan Presiden AS Donald Trump Minta FIFA Ganti Iran dengan Timnas Italia di Piala Dunia 2026

elain itu, pergantian pemain juga diatur lebih ketat untuk mencegah taktik memperlambat tempo permainan.

Dilansir BolaSport.com dari laman resmi IFAB, regulasi baru ini diumumkan dalam rapat dewan tahunan ke-140 yang digelar di Hensol, Wales, pada Februari 2026.

Adanya regulasi ini dimaksudkan untuk membentuk masa depan permainan sepak bola agar waktu pertandingan berjalan lebih efektif.

Meskipun sepak bola dimainkan selama 90 menit waktu normal, sering terjadi jumlah waktu yang dimainkan dalam pertandingan amat sedikit.

Disadur dari BBC, rata-rata waktu bersih permainan sepak bola hanya sekitar 54-60 menit dari total 90 menit.

Rata-rata waktu bersih ini tercipta karena berbagai kejadian di lapangan seperti pemain cedera, selebrasi pemain, bola keluar lapangan, hingga taktik yang sengaja memperlambat permainan.

Praktis pada rapat dewan tahunan ke-140, IFAB menyepakati beberapa regulasi baru yang akan diimplementasikan di Piala Dunia 2026.

Apa saja regulasi baru tersebut?

Baca juga: Sejarah Wakil Asia di Piala Dunia: dari Indonesia hingga Konsistensi Korea Selatan dan Jepang

Berikut daftarnya:

Hitungan Mundur untuk Tendangan Gawang dan Lemparan ke Dalam

Setelah menetapkan aturan maksimal 8 detik bagi kiper memegang bola, IFAB menghadirkan regulasi baru untuk tendangan gawang dan lemparan ke dalam.

Pada fase permainan ini, wasit akan menghitung waktu selama 5 detik bagi pemain untuk melakukan tendangan gawang dan lemparan ke dalam.

Jika tendangan gawang tak kunjung dilakukan dalam waktu 5 detik tersebut, maka wasit akan memberikan tendangan sudut bagi lawan.

Kemudian jika bola tak kunjung dilempar dalam waktu 5 detik itu, maka wasit akan memberikan lemparan ke dalam buat lawan.

Baca juga: Utusan Presiden AS Donald Trump Minta FIFA Ganti Iran dengan Timnas Italia di Piala Dunia 2026

Batasan Waktu untuk Pergantian Pemain

Pergantian pemain kerap dimanfaatkan berbagai tim untuk membuang-buang waktu, terutama saat berada dalam posisi unggul.

Hal ini menjadi sorotan IFAB yang kemudian membuat regulasi baru berupa batasan waktu saat melakukan pergantian pemain.

Nantinya di Piala Dunia 2026, pemain yang akan diganti harus keluar lapangan dalam waktu 10 detik setelah papan pergantian pemain ditampilkan.

Apabila pemain tak meninggalkan lapangan dalam waktu tersebut, pemain pengganti harus menunggu 1 menit dan menunggu hingga permainan terhenti.

Protokol Cedera

Agar bisa membuang-buang waktu saat timnya unggul, banyak pemain terkadang berpura-pura cedera di tengah permainan.

IFAB menyadari potensi banyaknya waktu terbuang karena pemain yang berpura-pura cedera.

Untuk mengatasinya, IFAB menetapkan bahwa pemain yang cedera dan mendapatkan perawatan harus keluar dari lapangan.

Saat berada di luar lapangan untuk perawatan, mereka harus menunggu selama 1 menit sebelum diperbolehkan masuk kembali ke lapangan.

Baca juga: 51 Hari Lagi Kick-off Piala Dunia 2026, Simak Cara Nonton World Cup Gratis Melalui TVRI

Peningkatan VAR

Regulasi baru juga hadir untuk penggunaan VAR di Piala Dunia 2026.

 Dalam rapat dewan tahunannya, IFAB menyetujui beberapa peningkatan dalam penggunaan VAR.

Di turnamen tersebut, VAR diperbolehkan mengintervensi kartu kuning kedua yang menyebabkan pemain harus diusir dari lapangan.

Selain itu, VAR juga bisa mengintervensi keputusan wasit yang salah memberikan kartu kuning atau kartu merah kepada pemain.

Terakhir, VAR juga dapat memutuskan tendangan sudut yang diberikan secara tidak benar oleh wasit atau hakim garis. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.