Tetangga Kaget Jeni Rahmadial Fitri Tersangka Dokter Palsu, Jamidi: Dia Orang Baik dan Ramah
Ariestia April 29, 2026 10:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sejak ditetapkan sebagai tersangka eks Putri Indonesia Riau 2024, Jeni Rahmadial Fitri, oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, warga Riau kaget, terutama tetangga yang kenal baik dengan tersangka.

Ia diamankan atas perbuatannya yang diduga mengaku sebagai dokter kecantikan dan menjalankan praktik medis ilegal.

Tindakannya menyebabkan sedikitnya 15 orang menjadi korban, sebagian di antaranya mengalami cacat permanen.

Tengku Jamidi tetangga tersangka di Jalan Tengku Bey Marpoyan Damai Pekanbaru tempat dimana praktek klinik kecantikan miliknya bernama Arauana Beauty Aesthetic Clinic tersebut.

Baca juga: Sebelum Ketahuan Jadi Dokter Kecantikan Palsu, Jeni Rahmadial Fitri Sempat Viral Kasus Pelakor

Baca juga: Tersandung Kasus Dokter Kecantikan Gadungan, Gelar Putri Indonesia Riau 2024 Jeni Rahmadial Dicabut

Tengku Jamidi merupakan orang yang selama ini selalu berkomunikasi dengan Jenis, karena setiap paket kiriman Jeni selalu dititip di ruko milik Jamidi yang hanya berjarak tiga pintu ruko dari prakteknya.

"Saya kaget dan baru tahu kalau Jeni tersangka dengan tuduhan dokter palsu," ujar Tengku Jamidi saat ditemui di tribunpekanbaru.com di Jalan Tengku Bey Rabu (29/4/2026).

Terakhir berjumpa Jeni menurut Jamidi beberapa bulan yang lalu, setelah Jeni memilih tinggal di Kalimantan, memang dalam beberapa waktu terakhir ada orang yang datang ingin membongkar klinik kecantikan Jeni karena mengaku ingin menagih hutang ke Jeni yang sudah kabur.

"Saya kasih tahu Jeni, kalau hutang nya cuma 3 juta bayar sajalah, saya juga sempat bersitegang dengan orang yang datang mencari itu, karena mau membongkar gembok ruko klinik ingin mengambil barang berharga di dalam," ujar Jamidi.

Jeni sendiri menurut Jamidi sudah empat tahun membuka klinik kecantikan disana.

Awalnya memang sempat muncul pertanyaan istri Jamidi karena setahu mereka Jeni hanya seorang model sementara membuka klinik kecantikan.

"Karyawannya dua orang, kalau pasiennya memang dibilang ramai tidak, tapi biasanya setiap hari ada terus orang yang datang," ujar Jamidi.

Klinik itu sendiri sudah tutup sejak dua bulan terakhir.

Alasannya, menurut Jamidi karena Jeni pindah ke Kalimantan.

"Banyak usahanya, ada juga roti balik yang buka dekat Masjid Annur dan di Living World, pokoknya dia orang baik dan ramah dengan warga sekitar," ujar Jamidi.

Sementara itu, pegawai waralaba yang berada di sebelah klinik Kecantikan Jeni itu mengaku, sebelumnya pihak kepolisian juga sudah mendatangi klinik tersebut dan membawa sejumlah barang dari dalam gedung.

(Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.