SURYA.CO.ID LUMAJANG- Sebanyak 292 calon jemaah haji di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur gagal berangkat tahun ini karena tidak bisa melakukan pelunasan.
Kepala Kantor Kementrian Haji dan Umroh Lumajang Umar Hasan mengungkapan ratusan calon jemaah tersebut telah dilaporkan di Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Timur.
"Sudah kami laporkan ke Kanwil Kemenag Jawa Timur. Laporan pertama kami sebanyak 143 jemaah. Laporan kedua sebanyak 149 jemaah," ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Menurutnya, ratusan calon jemaah tersebut juga telah menyatakan penundaan pemberangkatan, karena tidak sanggup melakukan pelunasan
"Menyatakan tunda, menyatakan tidak bisa pelunasan. Mudah-mudahan akan bisa melunasi di tahun berikutnya," kata pria yang akrab disapa Hasan.
Baca juga: Bus Jemaah Haji Kloter 2 Surabaya Kecelakaan di Madinah, 5 Orang Terluka
Hasan menduga, hal ini karena kondisi ekonomi calon jemaah haji tersebut belum cukup, sehingga kekurangan dana untuk melunasi biaya menjalankan rukun Islam nomor lima itu.
"Mungkin karena faktor ekonomi atau faktor lain. Ya kami tidak bisa memaksakan jemaah harus lunas karena kami harus memberi kenyamanan jemaah dengan cara fleksibilitas," imbuhnya.
Meski demikian, Hasan menegaskan jemaah haji yang berangkat tahun ini sebayak 1.256 orang. Mereka dijadwalkan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 16 Mei 2026.
Baca juga: Kabar Duka Haji 2026, Jemaah Pasuruan Wafat di Tanah Suci Karena Gangguan Napas
"Jemaah Kloter 98 dan 99, berangkat pukul 21:00. Sementara kloter 100 dan 101 masuk asrama haji pada 17 Mei 2026 pukul 07:00 00. Mohon doanya mudah-mudahan lancar dan tertib," tuturnya.